Waspada Kelab Malam Kota Malang! Satpol PP Minggu ini Hanya Mantau, Minggu Depan Razia

Ilustrasi hiburan malam. (ANTARA FOTO)
Ilustrasi hiburan malam. (ANTARA FOTO)

Kota Malang, blok-a.com– Dalam awal Ramadan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tidak akan melakukan razia terhadap tempat hiburan malam.

Rencananya, razia akan dilakukan pada pertengahan Ramadan pekan depan oleh personel gabungan.

“Pada awal Ramadan ini pihak Satpol PPakan melakukan pemantauan terlebih dahulu untuk mengetahui apakah masih ada tempat hiburan malam yang tetap beroperasi,” Kata Anton Viera, Kasi Operasi Satpol PP Kota Malang Selasa (28/3/2023) Sore.

Tujuannya adalah untuk memastikan apakah razia memang perlu dilakukan atau tidak.

Selama beberapa hari terakhir, kami melakukan pemantauan secara diam-diam terhadap tempat-tempat hiburan seperti diskotek, panti pijat, karaoke, toko minuman beralkohol, dan jenis usaha lain yang diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota.

Sebelumnya, pada tanggal 20 Maret lalu, Wali Kota Sutiaji menandatangani sebuah Surat Edaran (SE) bernomor 4 tahun 2023 yang berisi tentang pelaksanaan kegiatan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 2023 di Kota Malang.

Dalam SE tersebut disebutkan bahwa selama Ramadan, tempat hiburan malam harus ditutup sebagai bagian dari upaya untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Rencananya pihak Satpol PP akan melaksanakan operasi gabungan pada minggu ini atau pertengahan Ramadan sebagai upaya untuk menjaga kondisi yang aman dan terkendali selama masa transisi dari pandemi menuju endemi,” jelasnya.

Kami hanya menghimbau agar pengelola tempat hiburan malam mematuhi kebijakan wali kota, pihak kami tidak akan memberikan sanksi langsung jika terdapat pelanggaran.

Sebaliknya, mereka akan memberikan penegasan agar tempat tersebut segera ditutup selama bulan Ramadan.

“Pihak Satpol PP hanya ingin memastikan kondisi yang aman dan terkendali selama bulan Ramadan,” ujarnya.

Jika ada pengelola yang tetap bersikeras membuka tempat hiburan malam, mereka akan diingatkan dengan cara yang baik-baik.

“Pihak Satpol PP tidak bermaksud untuk memberikan sanksi selain memberikan peringatan,” tandasnya. (mg1/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?