Warga Lendes Pakai Kostum ‘Mahabarata’ Didatangkan Dari Jember Mendapat Aplous Dari Penonton

Busana 'Mahabarata' Yang dipakai Ayu Putri Setia Ningsih mendapat aplaous dari penonton karnaval budaya Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Senin (29/8/2022) (blok-a.com/Sugito)

Banyuwangi, blok-a.com – Turut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Keikutsertaan ini sebagai perwujudan semangat dan rasa Nasionalisme yang tinggi ditunjukkan warga RT 1,2,3 dan 4 RW 02 lingkungan Lendes, Dusun Krajan, Desa Tegalharjo turut berpartisipasi memeriahkan HUT RI ke-77.

Kegiatan karnaval sempat terhenti selama dua tahun dikarenakan adanya Pandemi Covid-19. Pada tahun 2022 ini, Pemdes Tegalharjo kembali mengadakan event tahun dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI.

Ayu Putri Setia Ningsih dengan pakaian busana ‘Mahabarata’- nya membuat penonton berdecak kagum. (blok-a.com/Sugito)

Karnaval bertemakan ‘Menjalin Persatuan dan Kesatuan’ didukung oleh seluruh instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat.

Warga lingkungan Lendes dipelopori Ahmad Dendy dan istrinya Ayu Putri Setia Ningsih ikut Karnaval budaya dengan menampilkan busana ‘Mahabarata’ serta membawa sound sistem yang diangkut dua kendaraan.

“Keikutsertaan warga lingkungan Lendes mengikuti karnaval ini sebagai wujud dukungan terhadap Pemdes Tegalharjo,” kata Ahmad Dendy.

Kostum ‘Mahabarata’ yang dikenakan oleh Ayu Putri Setia Ningsih disewa dari Imel Wiwin Rias Garahan Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.

Peserta karnaval dari lingkungan Lendes dengan pakaian budaya. (blok-a.com/Sugito)

“Jangan ngomong habis berapa biaya sewa dan sound sistem. Keikutsertaan ini sebagai perwujudan untuk penghormatan kepada pejuang-pejuang yang teleh memerdekakan bangsa Indonesia ini dari belenggu penjajahan,” ujarnya merendah.

Sebagai warga yang cinta terhadap bangsa Indonesia ini, jangan sampai melupakan jasa para pahlawan.

“Kalau para pahlawan tidak berjuang hingga mengorbankan jiwa raganya, apa bangsa ini bisa seperti ini, kita bisa berdiri dengan bebas. Maka dari itu, kami mengisi HUT Kemerdekaan RI ini dengan cara seperti ini, sebagai perwujudan kecintaan kami terhadap para pahlawan,” ungkapnya.

“Keikutsertaan serta ini juga bentuk rasa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia, hingga kami bisa berkarya untuk membangun bangsa ini sesuai cita-cita pendiri bangsa Indonesia ini,” tandasnya.

Kegiatan karnaval budaya desa Tegalharjo, dilepas langsung oleh Kepala Desa Tegalharjo, Andrik Tri Waluyo, dengan jumlah peserta sebanyak 37 regu karnaval. Bahkan, jumlah peserta karnaval desa Tegalharjo ini, adalah jumlah terbesar peserta karnaval tingkat desa se-Banyuwangi.

Acara ini mendapat dukungan dari masyarakat setempat, ribuan masyarakat turun kejalan untuk mensupport acara tersebut. (Git)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com