Wamen PPA Meninjau Program Makan Bergizi Gratis di Malang, Ini Evaluasinya

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Veronica Tan meninjau kegiatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang
Wamen PPA RI, Veronica Tan saat mengujungi SPPG Abd Saleh untuk meninjau program makan bergizi gratis (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Veronica Tan meninjau kegiatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Jumat (17/1/2025).

Dalam kesempatannya, dirinya didampingi Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi, Noudhy Valdryno, serta Komandan Landasan Udara (Lanud) Abdurrachman Saleh Malang Marsma TNI, Firman Wirayuda.

Dalam tinjauannya, Veronica Tan turut mengecek dapur Makan Bergizi Gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Abdurrachman Saleh, tempat penyimpanan bahan baku serta alat masak, hingga proses pendistribusian.

“Kami masuk ke dapur sehat di sini semua sudah rapi sekali. Bagaimana penataan makanan yang dimulai masaknya dari jam satu, karena titiknya kecil-kecil tapi luas,” kata Veronica Tan saat ditemui awakmedia, Jumat (17/1/2025).

Terdapat 27 sekolah yang didalamnya terdapat 3.464 pelajar yang menjadi sasaran SPPG Lanud.

Sejauh ini, Veronica Tan menyebut, proses MBG telah termanajemen dengan baik, mulai dari jam masak hingga alur yang rapi dan disiplin.

Terlebih, dalam proses memasak makanan bergizi gratis, Lanud Abd Saleh juga memberdayakan puluhan ibu-ibu di sekitar lokasi.

“Enaknya mungkin di Malang ini karena potensi sayur dan kearifan lokalnya banyak, jadi sayurannya fresh. Ngobrol-ngobrol tadi juga untuk mendapatkan irama yang sama, gotong royong, ini sangat baik. Dalam tiga hari sudah kompak,” ujarnya.

Dari puluhan sekolah, salah satu yang menjadi sasaran SPPG Lanud yakni Kelompok Bermain (KB) Angkasa Rajawali Abd. Saleh, Kelurahan Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

“Kita juga melihat pelaksanaan program makan bergizi gratis di sekolah. Ini untuk anak-anak balita di Kelompok Bermain,” katanya.

Dalam evaluasinya, ia juga meminta untuk terus melakukan pendampingan secara khusus terhadap anak-anak, terutama yang masih kesulitan beradaptasi dengan menu makanan bergizi.

“Ya begitu, karena anak-anak ini kan harus didampingi, harus diajak bermain. Tadi mulainya harus dirayu dengan susu. Tapi tidak apa-apa, itu upaya kita belajar bersama dengan anak-anak lewat bermain,” pungkasnya. (ptu/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com