Video Detik-Detik Pelaku Klitih Serang Korban di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Klitih yogyakarta
Tangkapan layar video detik-detik pelaku klitih di titik nol KM Yogyakarta serang pengendara lain (foto: Twitter/@RezkyRamadhanz)

Blok-a.com – Sebuah video yang memperlihatkan aksi pelaku klitih tengah menyerang sejumlah remaja di titik Nol KM Yogyakarta, viral di media sosial.

Video tersebut viral setelah direkam oleh warga sekitar dan kemudian diunggah oleh akun Twitter @RezkyRamadhanz pada Selasa (7/2/2023).

“Iki Jogja, Kolombia po Guatemala?? 😤😤😤,” tulis pemilik akun dalam keterangan unggahannya.

Dalam video yang beredar, tampak tiga orang pelaku klitih tengah berhenti di titik nol kilometer tepatnya di depan Kantor Pos Besar. Salah satu dari pelaku nampak ingin membawa motor milik pengendara lain.

Namun aksinya itu kemudian dipergoki oleh sang pemilik motor. Remaja pemilik motor itu pun sontak menghampiri pelaku untuk menahannya agar pelaku tak membawa motornya.

Disaat pemilik motor menghampirinya, pelaku langsung mengayunkan senjata tajam (sajam) kearah dua remaja tersebut. Mendapat serangan tersebut, korban langsung menghindar dan berlari menjauhi pelaku.

Beruntung motor yang hendak dicuri tak jadi dibawa oleh para pelaku klitih tersebut. Ketiga pelaku itu kemudian pergi meninggalkan lokasi.

Video penyerangan klitih di Yogyakarta ini kemudian viral dan mendapat banyak tanggapan dari warganet. Warganet menganggap, beraktivitas di Kota Yogyakarta pada malam hari menjadi tidak aman.

Pasalnya, kejahatan jalanan di Yogyakarta seperti perbuatan gengster di Kolombia. Hal itu lantaran aksi klitih masih berkeliaran dengan bebas di Yogyakarta tanpa adanya tindakan berarti dari aparat berwenang.

“100 meter dr rmh gubernur, 10 meter dr istana presiden, 500 meter dr polresta, cctv dmn2. Kl sampe gak ketangkep jg, mending ganti semua anggota polresta Yk deh…,” tulis akun @ovali1956.

“Efek kebanyakan maen game, nonton bokep, tidak olahraga, tidak bekerja, berkumpul dengan orang toksik, tidak dekat kepada tuhan, orang tua yg acuh/keras, ekonomi rendah, dan pemerintahan yg tidak peduli,” lanjut @ravelax.

“Remaja bgini kebiasaan kek yg punya jalanan, mentang2 bawa sajam, ga mikirin akibatnya gmna pokoknya pengen jdi jagoan aja dulu 🙃 Klo ampe ga ditangkep gk bkl ada efek jera. Jogja jdi gitu semua remajanya,” ujar @fboynotmaboy.

(hen)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com