Unik, Ternyata Ini Maksud dari Lukisan Pemuda Asal Jombang

Kota Malang, blok-A.com – Pemeran Mini Art Malang kembali di gelar pada Sabtu, (3/09/2022) yang diikuti oleh ratusan Seniman yang tersebar di wilayah Jawa Timur.

Pameran yang sebelumnya sempat vakum selama dua tahun karena pandemi ini kembali digelar di Gedung Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) dengan mengusung tema Paint It Black.

Tergambar atusias seniman yang tinggi terlihat dari ratusan lukisan terpasang rapi menghiasi ruangan DKM, beberapa seniman menyajikan jenis lukisan abstrak, lukisan yang menggambarkan bencana, ilustrasi covid, dan masih banyak lainnya.

Disisi lain terdapat satu lukisan unik, karya pemuda asal Jombang ini ternyata mengandung cerita masa kecilnya yang di tuangkan lewat lukisan tersebut.

Seniman asal Jombang, Victor Syahrul Akbar, memaparkan hasil karyanya saat ditemui blok-A.com. Seniman berkaos hitam ini memaparkan terkait mini visual yang dibawakan mengenai ingatan masa kecilnya.

“Lukisan saya ini menggambarkan ingatan masa kecil saya mbak, saya yang dulunya tinggal di pedesaan di Jombang dengan kehidupan yang masih natural belum ada perubahan dari sisi teknologi maupun kondisi lingkungan. Kenangan masa kecil itu yang saya tuangkan ke dalam lukisan ini,” papar Victor saat diwawancar blok-A.com

Namun dimasa sekarang ia mengatakan kehidupan yang sudah mulai berubah akibat dari adanya pandemi. Berbagai bencana datang di Kota Jombang seperti tanah longsor banjir bandang saat musim hujan.

Memori memori dari ingatan di masa kecilnya itu ia tuangkan ke dalam bentuk lukisan untuk mengenang betapa indahnya masa kecilnya dulu.

Selain itu, dari karyanya ini ia seakan akan mengajak pecinta lukisan untuk sedikit bernostalgia pada masa kecil mereka. Digambarkan secara absraksi semakin membuat lukisan tersebut tampak unik dari yang lain.

Tidak hanya itu, lewat karyanya Victor mengajak kita semua peduli terhadap lingkungan hidup.

“Harapan saya lewat karya ini orang orang bisa lebih aware lagi sama lingkungannya, mereka lebih sadar dampak yang ditimbulkan dari kegiatan yang merugikan secara sengaja atau tidak itu merusak lingkungan. Harapan besar semoga semua sadar dan lebih menjaga lingkungan untuk kedepannya,” lanjut Victor.

Victor mengaku memilih jenis lukisan abstraksi dengan alasan memperkuat karakter diri dengan tujuan membranding diri agar karyanya mudah dikenal oleh pencinta lukisan.

“Saya mengusung lukisan jenis Abtraksi karena emang ini ciri khas mbak, supaya orang mudah mengenal karya saya aja sih,” paparnya kembali.

Dapat dibenarkan jika ia memiki gaya lukisan yang khas, terlihat dari beberapa karyanya memang tampak terlihat menggambarkan kesan warna warni khas pemilihan warna anak anak, berbagai pemilihan warna cerah tergores pada karyanya.

Beberbagai pameran mulai dari tingkat provinsi hingga nasional seperti pameran Affordable Art Fair di Malaysia telah diikuti untuk menambah mengalamannya. Sedangkan pameran yang terakhir diikuti yakni dari Art Jakarta beberapa pekan yang lalu.

“Sudah banyak pameran yang saya ikutin mbak mulai dari tingkat provinsi sampe nasional di Malaysia, kemarin dari Jogja sama Art Jarkarta tapi sayangnya belum ada yang menang tapi saya bakal nyoba terus semoga tahun depan rejeki saya,” pungkasnya. (mg2/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com