KOTA BATU – Tak hanya mengoleksi berbagai macam alat musik tradisional, Museum Musik Dunia di Jatim Park 3 juga menyimpan alat-alat musik klasik dari era-era abad ke 19. Salah satu alat musik tersebut bernama A. Schreiber si Baby Piano.
Sebagian besar dari kita pasti sudah mengenal apa itu alat musik piano. Adalah alat musik tuts yang diklasifikasikan sebagai instrumen dawai dan perkusi yang dimainkan dengan menekan tuts-tuts pada papan piano.
Setiap tuts tersebut tersambung ke palu yang ada di dalam body piano untuk menekan senar di dalamnya, sehingga ada bunyi yang dihasilkan. Setiap senar memiliki panjang yang berbeda dan menghasilkan bunyi yang berbeda pula.
Piano memiliki sekitar 220-230 string yang senarnya terbuat dari baja dan disiapkan sangat kencang untuk membuat suara ketika dipukul oleh palu. Setiap rantai biasanya menyimpan sekitar 168 pon stres tambahan, menghasilkan strain lengkap dari sebagian besar piano standar sekitar 18-20 beban.
Museum Musik Dunia memiliki banyak koleksi alat musik piano dari berbagai era.Untuk A. Schreiber si Baby Piano menjadi salah satu piano yang dibawa dari luar negeri, tepatnya dari Austria oleh Museum Musik Dunia sejak awal dibuka dulu pada 2017.
Keunikan dari Piano ini adalah jangkauan nadanya yang tidak sebanyak piano besar, dan membuatnya mendapat julukan Baby Piano. Selain itu, alat musik yang dibuat tahun 1959 ini punya perbedaan jelas juga pada suara yang dihasilkan oleh senar-senarnya.
Anda bisa menemukan Baby Piano ini di area lantai satu dari Museum Musik Dunia. Piano ini memiliki spot sendiri diantara alat musik Eropa dan India. Spotnya spesial!
Selain si Baby Piano ini, Anda juga akan menemukan alat-alat musik klasik lainnya seperti Church Pipe Organ, Xylophone, Phonograph, Drum Set Terry Bozzio, dan masih banyak lagi. Anda juga bisa mencoba memainkannya jika Anda tertarik.










Balas