Top! Terminal Madyopuro Sabet Gelar Terminal Sehat Tipe C

Terminal Madyopuro
Terminal Madyopuro - Foto: Elfran Vido

KOTA MALANG – Setelah melewati tahap penilaian yang panjang, akhirnya Terminal Madyaopuro dinobatkan menjadi juara II Terminal Sehat Tipe C. Kompetisi ini digelar Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke 56 tahun 2020 dengan tema “Satukan Tekad Menuju Indonesia Maju”.

Dalam momen penerimaan penghargaan secara virtual, Walikota Malang, Sutiaji memberikan apresiasi kepada pihak-pihak terkait. Khususnya yang berada wilayah Terminal Madyopuro sehingga bisa mendapatkan juara.

“Bukan hanya dari Dishub dan Dinkes saja namun juga seluruh elemen di dalam Terminal Madyopuro termasuk supir angkutan umum, jukir dan para pedagang pun turut serta mewujudkan hal ini, saya selaku Kepala Daerah mengucapkan terima kasih berkat kalian semua Terminal Madyopuro bisa menjuarai kompetisi tersebut,” terang Sutiaji, Kamis (19/11).

Sutiaji juga berharap agar ke depan predikat terminal sehat ini tidak hanya sekadar predikat saja. Namun pihaknya meminta agar seluruh elemen masyarakat bisa menjaga Terminal Madyopuro sehingga bisa segera menjadi Terminal Wisata.

“Kalau kita bersama-sama menjaga predikat terminal sehat maka Terminal Madyapuro bisa segera diwujudkan bersama-sama menjadi Terminal Wisata. Agar wisatawan yang masuk ke Kota Malang dan singgah di Terminal Madyopuro juga bisa semakin meningkat,” katanya.

Sebelumnya Pemkot Malang memang akan melakukan perbaikan di Terminal Madyolpuro untuk dijadikan rest area. Lantaran lokasi Terminal tersebut berada di dekat Exit Tol Malang-Pandaan.

Pengerjaan proyek tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp 4,5 Miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Bahkan menurut Sutiaji Detail Engineering Desain (DED) rest area tersebut juga telah siap.

“DED-nya sudah jadi, semua sudah siap, tinggal menjalankan (pembangunan) saja,” imbuh dia.

Sutiaji berharap agar rest area di Terminal Madyopuro dapat mengoptimalkan fungsi angkutan umumnya. Bahkan pihaknya juga akan menyiapkan satu kendaraan khusus untuk mengantarkan wisatawan menuju satu destinasi wisata di Kota Malang, seperti Kampung Heritage Kayutangan.

“Saya ingin ada satu moda transportasi khusus untuk akses ke Kampung Heritage Kayutangan selama 24 jam untuk memberi kemudahan dan fasilitas wisatawan yang ingin berkunjung kesana,” pungkas dia.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com