BLOK-A – Perkembangan startup di Indonesia saat ini cukup besar. Beberapa orang bahkan memiliki impian untuk bekerja di startup karena merasa keren. Contohnya perusahaan unicorn ataupun decacorn seperti Gojek, Traveloka dan Tokopedia.
Perusahaan besar seperti di atas sebelumnya merupakan startup kecil yang akhirnya dikembangkan dan menjadi besar. Tak sedikit juga, sebagian kecil orang saat ini berlomba-lomba untuk membuat startup.
Tapi apa sih startup itu sendiri ?
Dahulu startup sering diartikan sebagai perusahaan yang berjalan di bawah 5 tahun atau biasanya sebutan itu untuk perusahaan yang baru dirintis. Saat ini orang lebih sering mengartikan startup menjadi sebuah usaha rintisan yang baru berjalan dengan menggunakan inovasi teknologi untuk menjalankan core businessnya.
Ternyata di dalam startup memiliki beberapa istilah unik loh yang perlu kamu kenali, apa aja sih?
Growth Hacking
Beberapa startup menggunakan teknik marketing ini untuk kemampuan berpikir analitis, berbasis kreativitas dan metrik sosial.
Cara unik yang kreatif untuk meledakkan pertumbuhan seperti yang dilakukan Shopee.
Shopee merupakan e-commerce terakhir yang masuk ke Indonesia, tetapi menjadi nomor satu di Indonesia bedasarkan trafik bulanannya.
Pivot
Pivot memiliki arti mengubah arah bisnis, atau bisa merujuk pada perubahan model bisnis. Biasanya beberapa perusahaan melakukan ini untuk bertahan hidup seperti pandemi Covid-19 ini.
Beberapa perusahaan ada yang terpaksa mengubah model bisnisnya karena produk sebelumnya tidak bisa dipaksakkan untuk dijual, dan akhirnya banyak perusahaan masker agar tetap berjalan.
Bootstraping
Kebanyakan startup sekarang menggunakan model bootstraping agar bisa bekerja dengan super efisien, mengandalkan dana pribadi secara hemat untuk mengembangkan bisnis.
Scale Up
Scale up artinya melipatgandakan pertumbuhan dan ekspansi bisnis. Perusahaan mengembangkan bisnis dengan melipatgandakan bisnisnya seperti seribu pelanggan menjadi sejuta pelanggan. Contoh startup yang sering memakai ini adalah kedai kopi.
Minimum Viable Product (MVP)
Istilah MVP ini berati membuat dan menjual produk dengan fiturnya yang minimal. Yang terpenting perusahaan bisa jalan dan berguna bagi pelanggannya.
Beberapa startup yang gagal biasanya diakibatkan terlalu perfeksionis dan jadinya tidak berjalan.
Sofware as as Service
Sering disingkat menjadi SaaS, artinya menjual software dengan model langganan. Saat ini sudah banyak aplikasi yang menerapkan model ini seperti Dropbox, Freepik, hingga perusahaan sekelas Adobe.
Jadi itulah istilah unik yang kamu perlu kenali, sebenarnya masih banyak lagi. Tetapi seiringnya berjalan waktu saat kamu bekerja di startup, kamu akan paham dengan sendirinya.










Balas