KOTA BATU – Pandemi Covid-19 nyatanya tidak mengurangi semangat pelajar dari Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Batu untuk meraih prestasi. Setidaknya ada tiga prestasi yang diborong pelajar SLBN Kota Batu dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasioanl (FLS2N) Jawa timur beberapa waktu yang lalu.
“Alhamdulillah mereka bisa mendapatkan prestasi di ajang FLS2N tingkat Jawa Timur. Walaupun pandemi Covid-19 belum berakhir, anak-anak ini tetap semangat untuk berlomba,” jelas Kepala SLBN Kota Batu, Siti Muawanah Mariyan kepada Blok-A, Selasa (2/9).
Lebih lanjut, wanita yang akrab disapa Ana itu juga menyatakan anak didiknya mendapat prestasi dalam kategori Street oleh Indra Krisfila kelas X1, kategori menari oleh Novitasari Kelas X, dan kategori melukis oleh Yoga kelas IV.
“Anak-anak luar biasa, kami tidak menyangka bisa mendapatkan juara. Yang komik street juara II, menari juara III dan lomba menulis dapat harapan II. Ada juga Safira lomba baca puisi yang lolos sepuluh besar,” ungkapnya.
Meskipun di tengah pandemi, baik pelatih maupun pelajar sendiri sangat gigih untuk meraih prestasi. Terbukti dalam waktu singkat berlatih, para pelajar ini bisa meraih prestasi bahkan mengangkat nama Kota Batu di tingkat Provinsi.
“Kemarin latihannya hanya lima hari. Saya temui langsung anak-anak di rumahnya dan secara bergantian dilatih baik di sekolah maupun di rumah sesuai dengan protokol kesehatan,” imbuhnya.
Para wali murid juga mendukung penuh para pelajar SLBN Kota Batu agar bisa berprestasi. Karena selama kurun waktu lima hari latihan, guru tidak bisa melatih atau membimbing siswa sepenuhnya. Sehingga peran wali murid juga dinilai penting untuk mengasah bakat mereka. Ditambah lagi melatih pelajar berkebutuhan khusus ini tentunya memiliki tantangan tersendiri.
“Seperti menari ini, saya jemput ke rumah dan latihan di rumah saya. Selesai latihan ya saya antarkan pulang. Sedangkan untuk komik street guru melatih di sekolah karena rumahnya deket sekolah. Kami juga minta bantuan wali murid agar di rumah bisa membimbing mereka,” kata Ana.
Dengan diraihnya prestasi tersebut, Ana berharap nanti anak didiknya bisa lebih mandiri, walaupun memiliki kekurangan. “Semoga kedepan anak-anak ini bisa lebih mandiri dan terus berprestasi,” harapnya.










Balas