200 Becak Listrik Disiapkan untuk Dukung Mobilitas Muktamar NU di Jombang

Penyerahan bantuan becak listrik di pendopo Kabupaten Jombang (foto: Blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Penyerahan bantuan becak listrik di pendopo Kabupaten Jombang (foto: Blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Jombang, Blok-a.com – Sebanyak 200 unit becak listrik diserahkan kepada para pengayuh becak di Kabupaten Jombang menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Bantuan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) itu diserahkan di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (24/8/2026) siang.

Bantuan becak listrik tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu aktivitas ekonomi para pengayuh becak, tetapi juga disiapkan untuk mendukung mobilitas ribuan peserta dan tamu Muktamar ke-35 NU yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026.

Bupati Jombang, H. Warsubi, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan Yayasan GSN yang memberikan bantuan becak listrik kepada masyarakat Jombang.

Menurut Warsubi, penggunaan becak listrik dapat meringankan beban fisik para pengayuh. Terutama mereka yang telah berusia lanjut dan selama ini mengandalkan tenaga untuk mencari nafkah.

“Bantuan ini sangat membantu warga kami yang setiap hari mengandalkan tenaga untuk keluarga. Dengan becak listrik, mereka dapat bekerja lebih ringan, menghemat tenaga, dan meningkatkan produktivitas, khususnya bagi para tukang becak berusia lanjut,” kata Warsubi.

Sementara itu, perwakilan Yayasan GSN, Dimas Ramadan, mengatakan penyaluran bantuan becak listrik ke Jawa Timur dipercepat untuk merespons kebutuhan transportasi selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Jombang.

Ia meminta para penerima menjaga dan memanfaatkan bantuan tersebut sesuai peruntukannya. Becak listrik yang telah diberikan diharapkan benar-benar digunakan sebagai sarana mencari nafkah dan tidak dialihkan kepada pihak lain.

“Becak ini mohon diawasi, jangan sampai dijual, disewakan, atau digadaikan. Tolong dimanfaatkan betul untuk mengais rezeki,” ujar Dimas.

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdul Rozaq Sholeh, turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Kabupaten Jombang atas dukungan terhadap persiapan pelaksanaan Muktamar.

Ia menyebut persiapan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU di Jombang saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.

Menurutnya, 200 unit becak listrik tersebut nantinya memiliki fungsi ganda. Selain menjadi modal kerja bagi para pengayuh becak, sebagian armada akan disiagakan untuk memberikan layanan transportasi bagi peserta dan tamu Muktamar.

“Alhamdulillah, saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Bupati Jombang yang telah membantu persiapan penyelenggaraan Muktamar ke-35 ini. Insyaallah sudah mencapai 90 persen saat ini,” kata KH Abdul Rozaq Sholeh.

Ia menjelaskan, becak listrik tersebut akan digunakan untuk mengantar peserta dan tamu Muktamar dari lokasi penginapan menuju sejumlah lokasi kegiatan atau venue Muktamar.

Untuk memastikan layanan transportasi tersebut berjalan optimal dan tidak membebani peserta, panitia lokal menyiapkan skema operasional khusus. Para pengayuh becak yang terdaftar sebagai petugas layanan Muktamar tidak diperbolehkan menarik tarif dari peserta.

Sebagai gantinya, panitia akan memberikan uang operasional sebesar Rp150.000 per hari kepada setiap pengayuh becak yang bertugas.

“Nanti abang-abang becak mendaftar ke panitia. Setiap hari diberikan uang saku Rp150.000, sehingga layanan untuk peserta Muktamar sepenuhnya gratis. Becak akan dipasang identitas resmi dan pengemudinya diberi seragam,” terang KH Abdul Rozaq.

Dengan skema tersebut, para peserta Muktamar dapat memanfaatkan layanan becak listrik secara gratis untuk menunjang mobilitas selama berada di Jombang.

Warsubi juga mengingatkan para pengayuh becak agar tetap mengutamakan keselamatan, ketertiban, serta keramahan selama memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun peserta Muktamar. Ia juga meminta agar bantuan becak listrik dirawat dengan baik sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga penerima.

“Jaga keramahan, ketertiban, dan keamanan selama berkendara. Rawat becak listrik ini agar umur pemakaiannya panjang dan manfaatnya optimal untuk ekonomi keluarga,” tuturnya.

Serah terima bantuan ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Bupati Jombang dan perwakilan penerima bantuan. Kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Jombang Salmanudin, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, KH Abdul Rozaq Sholeh, perwakilan GSN, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Jombang, Drs. Purwanto, MKP.

Setelah serah terima, dilakukan penyerahan becak listrik secara simbolis kepada perwakilan penerima. Menariknya, Warsubi kemudian menjajal langsung becak listrik tersebut. Bupati Jombang itu mengendarai becak listrik dari halaman Pendopo Kabupaten Jombang, menuju kawasan Alun-Alun Jombang, sebelum kembali lagi ke Pendopo.

Selain membantu meningkatkan produktivitas para pengayuh becak, keberadaan 200 becak listrik tersebut diharapkan turut memperkuat kesiapan transportasi lokal selama Jombang menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU.(Sya)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu lingkungan hidup, hukum dan kriminal, sosial, politik, dan peristiwa terkini di Kabupaten/Kota Mojokerto, dan Jombang.