Kota Malang, blok-a.com – Salah satu pelanggan PDAM Kota Malang mengeluh. Tagihan air bulanannya tiba-tiba naik 40 kali lipat hingga jutaan rupiah.
Pelanggan yang mengeluh itu bernama Meig, warga perumahan Puri Cempaka Putih Blok AU Nomor 4 Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.
Tagihan yang naik 40 kali lipat itu ia terima untuk tagihan bulan Desember 2022 ini.
Meig yang bekerja sebagai musisi itu kaget saat akan membayar tagihan secara daring. Di aplikasi pembayaran online, tertulis tagihan sekitar Rp 1,6 juta untuk pemakaian air PDAM Kota Malang Bulan Desember.
“Saya kaget kok Rp 1,6 juta,” kata dia ke blok-a.com melalui pesan singkat, Rabu (13/12/2022).
Meig menjelaskan, bahwa tagihan itu cukup aneh. Sebab. dua bulan sebelumnya, Oktober dan November, tagihan bulanan airnya hanya berkisar Rp 40 ribu. Dia pun memberikan bukti tangkapan layar tagihannya itu ke blok-a.com.
“Oktober normal. November normal. Kok baru desember jadi naik 40 kali lipat,” kata dia.
Meig bersama istri tinggal di rumah tersebut. Mereka mengontrak rumah itu. Selama tiga bulan terakhir memang jarang ke rumah kontrakan itu karena proses pindahan ke rumah baru.
Namun untuk pemakaian airnya, Meig memastikan normal. Air di rumah itu biasanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga saja, seperti mandi, dan cuci baju atau piring. Penggunaan pun terbilang kecil karena rumah kontrakan itu jarang ia tinggali.
“Ini rumah biasa kok mas, bukan rumah industri. Dan pemakaiannya dari bulan Oktober, November itu sama dengan Desember tidak ada perbedaan,” ujarnya.
Meig menceritakan, istrinya sudah ke PDAM Kota Malang. Mereka mempertanyakan kenapa tagihan air bulan Desember itu naik 40 kali lipat.
Namun PDAM Kota Malang, kata Meig, tidak memberikan penjelasan alasan mengapa tagihan itu naik 40 kali lipat.
PDAM Kota Malang hanya menjawab bahwa Meig dan istri bisa mengajukan keringanan untuk membayar tagihan itu.
“Dibilang harus mengajukan keringanan. Dan mentok turunnya jadi Rp 970 ribu. Rp 970 ribu itupun hitungan darimana katanya dari sistem,” imbuh dia.
Dengan jawaban PDAM seperti itu, Meig pun langsung menyebarkan pengalamannya di Twitter. Dia membuat sebuah utas yang menjelaskan proses bagaimana tagihannya bisa naik 40 kali lipat.
Melalui akun Twitternya, @MEIGPAPS dia menuliskan dan menyertakan bukti bahwa tagihan air PDAM Kota Malang untuk bulan Desember naik 40 kali lipat dibanding tagihan bulan sebelumnya.
“Tagihan PDAM biasanya 50-100 ribu, tiba tiba tagihan bulan ini 1,6 juta ini gimana ? Logis apa enggak tagihan naik 40x lipat ?,” tulisnya.
Meig pun kini belum berencena untuk mebayar tagihan itu. Dia ingin mempertanyakan dulu ke pemilik rumah yang ia kontrak tersebut.
“Posisi saya sekarang belum bayar. Mau komunikasi sama yang punya kontrakan dulu,” tutupnya. (bob)










Balas
Lihat komentar