Mojokerto, Blok-a.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus menempatkan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, saat menghadiri Deklarasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komisi Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (Komnas PPLH) Kabupaten Mojokerto di Aula Utama Wisata Desa Bumi Mulyo Jati, Kecamatan Dlanggu, Minggu (21/6/2026).
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan sumber daya alam harus dilaksanakan secara seimbang dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang.
“Pembangunan dan pemanfaatan yang kita laksanakan tidak hanya mengejar hasil pada hari ini, tetapi juga harus mempertimbangkan keberlanjutan di masa depan,” ujar Gus Barra.
Menurutnya, prinsip pembangunan berkelanjutan tersebut sejalan dengan poin keempat Catur Abhipraya Mubarok, yakni meningkatkan pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan di seluruh sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung akses sosial, budaya, dan pelestarian lingkungan.
Karena itu, Gus Barra mengajak jajaran DPD Komnas PPLH Kabupaten Mojokerto untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan hingga masyarakat luas.
“Kegiatan pelestarian lingkungan perlu terus diperkuat melalui kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat,” imbaunya.
Dalam kegiatan tersebut, Gus Barra hadir didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono. Ia berharap keberadaan Komnas PPLH Kabupaten Mojokerto mampu menjadi pionir sekaligus motor penggerak dalam menumbuhkan kesadaran dan aksi nyata pelestarian lingkungan di tengah masyarakat Bumi Majapahit.
“Saya berharap keberadaan Komite Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto dapat menjadi penggerak lahirnya berbagai program yang memberikan manfaat nyata,” pungkasnya.(Sya)










Balas
Lihat komentar