Sulit Disalip! Ini 5 Bus “Raja Jalanan” di Jawa Timur

sumber: Ilustrasi Bus Cepat Jawa Timur (ticbus.com)
sumber: Ilustrasi Bus Cepat Jawa Timur (ticbus.com)

Tak hanya hutan yang punya raja singa, jalanan juga punya sosok yang dijuluki raja. Raja jalanan adalah sebutan bagi bus yang hobi ngeblong atau ngebut di jalan.

Biasa injak pedal gas dan seakan melupakan rem, kecepatan bus ini kadang buat pengguna jalan lain kocar-kacir. Jalanan yang cenderung mulus dimanfaatkan para sopir sebagai ajang balap dengan PO bus lain.  Tuntutan waktu dan persaingan ketat membuat para sopir nekat ugal-ugalan.

Kebiasaan inilah yang membuat beberapa perusahaan otobus di  Jawa Timur menjadi penguasa jalanan, dan membuat pengendara lain kocar kacir jika berpapasan. 

Lantas siapa sajakah raja jalanan di Jatim? Berikut ulasannya:

1. Bus Sugeng Rahayu

Warga Jawa Timur pasti tak asing dengan bus satu ini. Julukan raja jalanan yang melekat, kerap kali bikin geram masyarakat. Pasalnya, bus ini kerap memangkas waktu dan datang lebih awal karena ngebut sepanjang ruas jalan.

Dikenal dengan nama Sumber Kencono, bus ini kerap mengalami kecelakaan, 12 September 2011, salah satunya. Bus Sumber Kencono bernomor polisi W 7181 UY mengalami insiden kecelakaan maut.

Bus ini bertabrakan dengan minibus travel jenis Elf  bernomor polisi AG 7103 ML di By Pass Puri Indah Desa Balongmojo, Mojokerto sekitar pukul 03.00 WIB. Kecelakaan maut ini setidaknya menewaskan 21 orang.

Kecelakaan tersebut berdampak pada reputasi PO Sumber Kencono, yang mengakibatkan pemberian sanksi berupa pembatasan armada hingga 40% yang berlangsung selama satu minggu.

Sering alami kecelakaan, nama “Sumber Kencono” sering diplesetkan oleh warga menjadi “Sumber Bencono”.

Plesetan tersebut mendorong pemilik PO Setyaki Sasongko, untuk mengganti nama PO “Sumber Kencono” menjadi “Sumber Selamat”, dengan harapan bus yang dikendarai para supir senantiasa diberi keselamatan. Tak berselang lama, PO ini melahirkan bus baru yang dinamai bus “Sugeng Rahayu”.

Namun, nahas bus yang terkenal sebagai raja jalanan ini baru saja mengalami kecelakaan di Ngawi, Jawa Timur, dan menelan korban tewas dan 14 lainnya luka-luka.

2. Bus Mira

Bus rival Sumber Selamat ini terkenal jadi jet darat di Jawa Timur, PO bus Mira ini awalnya bernama PO Flores, yang didirikan oleh Fendi Haryanto pada tahun 1971 silam.

PO Flores dahulu merupakan bus paling diminati penumpang, namun setelah kecelakaan lantaran ditabrak kereta Pasar Senen-Solo Balapan dan memakan banyak korban jiwa, pada tahun 1981, nama PO Flores pun meredup.

Akibat dari kejadian nahas ini, pada tahun 1981 PO Flores dilarang beroperasi dan mulai ditinggalkan.

Pemilik PO yang tak tinggal diam pun, memutar otak dan meluncurkan PO bus baru agar bisnisnya kembali berjalan.

3. Bus Eka

Tak kalah cepat dengan saudaranya, Bus Eka juga jadi primadona di mata warga Jawa Timur.

Bus Eka yang didominasi oleh Bus Patas menawarkan kenyamanan dan ketepatan waktu bagi para penumpang.

Masih satu PO dengan bus Mira, bus ini juga rival berat bus Sugeng Rahayu, yang tak lain adalah bus besutan Sumber group. Meskipun saudara, bus Eka sedikit berbeda dengan bus Mira. Bus Eka merupakan bus kelas non ekonomi alias bus patas, sedangkan bus Mira bus kelas ekonomi.

Bus yang baru-baru ini mengalami kecelakaan lalu lintas adu banteng dengan rivalnya Sugeng Rahayu di ngawi ini, menawarkan rute Surabaya-Jogja, Surabaya-Solo.

4. Bus Akas

Akas Group adalah salah satu perusahaan Otobus (PO) terbesar di Jawa Timur.

Mengambil rute Malang-Surabaya-Madiun-Ponorogo, bus ini menargetkan tarif yang cukup terjangkau.

Meski begitu, fasilitas yang diberikan bus ini pun cukup baik, mencakup AC dan televisi. Ketepatan waktu juga kunci bus ini diminati

Tak ayal, Sopir bus ini dikenal berani nyalip dan ngeblong di jalan.

5. Pahala Kencana

Julukan ‘Raja bus malam’ pantura, melekat pada bus ini.

Bus antar kota-antar provinsi ini sudah ada sejak tahun 1976, tak hanya sebagai angkutan umum, bus ini juga melayani pariwisata.

Tak jauh berbeda dengan bus raja jalanan sebelumnya, bus satu ini juga hobi menghiasi halaman utama, berita kecelakan. Bahkan belum lama ini, bus Pahala Kencana sempat mengalami kecelakan di Jalan Tol Waru-Sidoarjo, tepatnya di dekat flyover Jumputrejo di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, pada Kamis tanggal 04 Mei 2023.

Kecelakaan ini diakibatkan oleh hujan deras, yang menyebabkan ban bus selip dan akhirnya bus pun menabrak pembatas beton sebelum terguling. (mg3)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?