Siap Debat, SanDi Ngaku Bawa Bekal Politik Realistis Bukan Janji-janji

Calon Wakil Bupati Malang dari paslon SanDi, Didik Gatot Subroto
Calon Wakil Bupati Malang dari paslon SanDi, Didik Gatot Subroto - Foto: Bob Bimantara

KABUPATEN MALANG – Debat pertama paslon di Pilbup Malang 2020 akan segera digelar dengan tema ‘Kesejahteraan Rakyat’. Paslon petahana, SanDi (H.M Sanusi – Didik Gatot Subroto) mengaku mempunyai senjata untuk berdebat dengan dua paslon lainnya, LaDub dan Malang Jejeg.

Calon Wakil Bupati Malang dari paslon SanDi, Didik Gatot Subroto pun menjelaskan senjata itu. Yakni pengalaman Sanusi dan Didik sebagai pimpinan eksekutif dan legislatif.

“Kami sudah membawa konsep. Kami paham betul masalah yang ada di bawah (masyarakat). Kami berangkat dari desa lalu ke pimpinan legislatif. Dan bagaimana konsepnya itu masih kami rahasiakan,” tutur Didik di kantor DPC PDIP Kabupaten Malang, Minggu (25/10).

Didik pun menjelaskan konsepnya ini akan menjadi kejutan saat debat nanti. “Karena hanya kami yang tahu penganggaran di Kabupaten Malang. Jadi program kami realistis dan tidak hanya berupa janji-janji untuk menyejahterakan rakyat,” tutupnya.

Sebagai informasi, tanggal 30 Oktober adalah hari untuk debat pertama. Debat tersebut terbatas untuk yang hadir di venue debat, yakni ruang paripurna DPRD Kabupaten Malang.

Hanya paslon, lima komisioner KPUD Kabupaten Malang, dan dua Bawaslu Kabupaten Malang.

Pendukung atau simpatisan setiap paslon tidak diperbolehkan datang ke venue. KPUD Kabupaten Malang pun sudah mempersiapkan debat tersebut secara daring di youtube KPUD dan juga siaran live langsung di TV dan radio.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com