Sejumlah Kawasan ini Dilarang Jadi Pasar Takjil di Kota Malang

Suasana di Jalan Basuki Rahmat saat uji coba satu arah Kayutangan (blok-a/bob)
Suasana di Jalan Basuki Rahmat saat uji coba satu arah Kayutangan (blok-a/bob)

Kota Malang, blok-a.com- Beberapa hari sebelum bulan Ramadan tiba, Pemerintah Kota Malang sedang merencanakan untuk menetapkan daerah yang tidak boleh digunakan untuk pasar takjil.

Sepanjang koridor Kayutangan yang berada sepanjang Jalan Basuki Rahmat termasuk salah satu daerah yang akan ditetapkan sebagai lokasi yang tidak boleh digunakan untuk pasar takjil.

“Menurut saya jika diadakan pasar takjil disini mempermudah masyarakat dalam mencari takjil tapi dapat mengakibatkan macet serta menghambat aktivitas,” kata Rizki Damanik Selasa (21/3/2023) Siang.

“Pasar takjil yang beroperasi di jalan raya harus mendapatkan izin dari pihak Dishub terlebih dahulu,” kata Widjaja Saleh Putra, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Selasa (21/3/2023) Pagi.

Widjaja Saleh Putra menegaskan bahwa izin tidak akan diberikan kepada pasar takjil yang berada di kawasan tertib lalu lintas (KTL).

Dia beralasan apabila ada pasar takjil di daerah tersebut, kawasan itu tidak akan lagi dianggap sebagai kawasan tertib lalu lintas (KTL).

“Alasan di balik larangan pasar takjil di KTL adalah untuk menghindari gangguan terhadap arus lalu lintas,” ujarnya.

Pada Ramadaan di tahun-tahun sebelumnya dan yang akan di rekomendasikan Ramadhan selanjutnya yaitu Jalan Soekarno-Hatta menjadi salah satu lokasi pasar takjil,” kata Wijaya.

Namun, karena banyaknya pengendara yang berhenti untuk membeli takjil, arus lalu lintas menjadi terhambat bahkan macet.

Oleh karena itu, Widjaja merekomendasikan agar penyelenggaraan pasar takjil sebaiknya dilakukan di area yang tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.

Widjaja memperingatkan untuk tidak mengizinkan sistem drive-thru dalam jual beli takjil, karena hal tersebut dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas

“Para pengelola pasar takjil menyediakan tempat parkir yang mencukupi bagi para pengunjung, sehingga mereka dapat memarkir kendaraan dengan aman dan tertib,” tutupnya. (mg1/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?