BLOK-A – Sebelum membeli sepatu, sangat disarankan untuk memahami terlebih dahulu struktur kaki. Itu dimaksudkan agar kita bisa memilih sepatu yang benar-benar sesuai dengan bentukan kaki. Alhasil, sepatu akan semakin nyaman dipakai.
Bagian paling utama adalah telapak kaki. Anggota tubuh satu ini adalah tumpuan utama badan ke permukaan tanah yang kemudian dilindungi sepasang sepatu. Mendalami bentuknya membuat kita paham sepatu apa yang paling sesuai, terutama sepatu olahraga.

Inilah tiga jenis utama telapak kaki pada kebanyakan manusia. Yang mana yang sesuai dengan Anda?
1. Normal Arch
Poin pertama merujuk pada kebanyakan kontur telapak kaki manusia. Sudut kemiringannya normal dan lurus. Dengan demikian, bentuk telapak normal biasanya memiliki pronasi (tipe gerakan kaki) yang standar. Dengan bentuk telapak kaki ini, disarankan memilih sepatu dengan sedikit lengkungan di bagian tengah yang biasa disebut semi-curved shoes.
2. Low Arch
Mereka yang bertelapak rendah atau low arch memiliki kelengkungan telapak kaki yang kecil sehingga tampak agak rata atau flat foot. Orang Indonesia biasanya menyebutnya dengan telapak kaki bebek. Bentuk kaki ini memiliki tipe gerakan kaki overpronation.
Kaki cenderung menekuk ke luar dibanding dengan kelengkungan kaki normal. Sepatu yang cocok biasanya adalah sepatu dengan motion control. Panel pendukung di bagian atas sepatu yang bagus untuk Low Arch dinamakan heel-counter. Anda dapat menemuinya di sejumlah sepatu lari, Seperti New Balance 574 atau 998.
3. High Arch
Mereka yang memiliki telapak high arch biasanya memiliki cekungan di tengah. Beban tumpuan terbesar ada di tumit dan bagian depan. Pemilik bentuk telapak kaki ini biasanya memiliki kaki berbentuk O. Tipe gerakannya disebut dengan underpronation. Sepatu yang tepat biasanya adalah neutral shoes. Ciri khususnya adalah memiliki bantalan kaki pada bagian depan dan tumit untuk menyokong kaki.










Balas