Personel Gabungan Dipimpin Kepala Satpol PP Sidoarjo Bongkar Sisa-Sisa Bangunan Liar Eks Lokalisasi Krengseng

Para personel gabungan sedang membongkar banguna liar eks Lokalisasi Krengseng (foto: istimewa)
Para personel gabungan sedang membongkar banguna liar eks Lokalisasi Krengseng (foto: istimewa)

Sidoarjo, Blok-a.com – Puluhan sisa banguna liar (Bangli) yang berada di eks Lokalisasi Krengseng, Kecamatan Krian, dibongkar tim gabungan, Senin (3/8/2026).

Dalam operasi penertiban yang dipimpin Kasatpol PP Kabupaten Sidoarjo Yany Setyawan itu, sebanyak 125 personel gabungan melakukan pembongkaran 21 bangunan liar yang masih berdiri di sekitar kawasan jalur kereta api. Personel gabungan terdiri dari Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, Kecamatan Krian, Polsek Krian, Koramil Krian, Dinas Perhubungan, Dinas PUBMSDA dan personel PT KAI Daop 8 Surabaya.

Menurut keterangan Plt Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Sidoarjo, R. Novianto, penertiban tersebut bukan tindakan mendadak, melainkan tahapan akhir dari proses yang telah berlangsung sebelumnya.

“Sebelumnya Pemerintah telah memberikan surat pemberitahuan kepada pemilik bangunan, melakukan sosialisasi, hingga memberi kesempatan agar bangunan dibongkar secara mandiri. Karena masih terdapat bangunan yang tersisa, pembongkaran akhirnya dilakukan oleh tim gabungan,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menegakkan peraturan perundang-undangan untuk menjaga ketertiban umum, serta menata kawasan agar kembali sesuai dengan peruntukannya,” ujar Novianto saat apel.

Ia menambahkan, penataan kawasan Krengseng tidak hanya berorientasi pada penegakan aturan. Pemerintah juga ingin menghilangkan berbagai aktivitas yang selama ini dianggap menjadi sumber penyakit masyarakat.

“Penertiban kawasan Krengseng ini menjadi salah satu bagian upaya dari pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS, serta persoalan sosial lain yang selama ini melekat dengan kawasan eks lokalisasi tersebut,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pembongkaran dan penutupan lokalisasi Krengseng ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menata kawasan yang selama bertahun-tahun identik dengan aktivitas prostitusi.

“Dengan penataan tersebut, pemerintah berharap kawasan dapat memiliki fungsi yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Fah)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Kabupaten Sidoarjo.