MALANG – Kolaborasi apik ditunjukkan dua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kota Malang yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perhubungan (Dishub). Karena kolaborasi mereka, Terminal Madyopuro bisa “disulap” jadi terminal yang asri dan juga mengedepankan konsep kesehatan.
Kredit poin tersendiri wajibnya memang diberikan kepada Dinas Kesehatan Kota Malang. “Kita disini penyiapannya hanya untuk memperkuat terminal, baik dari bidang sarana prasarana kesehatan dan protokol kesehatan,” tukas Plt (Pelaksana Tugas) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Sri Winarni, Jumat (16/10).
Ya, Terminal Madyopuro memang sedang bersaing dalam kompetisi menjadi terminal sehat yang diadakan Kemenkes dan Kemenhub RI. Terminal tipe C itu sudah dilengkapi ruang berobat dan ruang laktasi berkat kerjasama Dinkes dan Dishub Kota Malang.
“Kalau Dinkes, semua fasilitas umum di tiap Kecamatan itu memang menjadi binaan kita melalui Puskesmas. Jadi Puskesmas punya tugas untuk melakukan pembinaan terkait kesehatan di seluruh fasilitas umum,” tambah Sri.
Tak hanya terminal, namun lokasi publik lain seperti pasar juga menjadi binaan Dinkes lewat masing-masing UPT (Unit Pelaksana Teknis) mereka yakni Puskesmas.
“Kita di terminal atau pasar intensifkan gerakan 3M di masyarakat. Seperti ruang laktasi, ruang kesehatan ini juga kita maksimalkan lebih jauh, apalagi di masa pandemi Covid-19, soalnya kalau di terminal ini juga dekat dengan pasar, jadi bisa yang dari pasar atau terminal, memeriksakan kesehatan bisa disini,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Hadi Priyanto mengatakan, pihaknya bekerja keras untuk perlombaan ini. Bahkan telah menyediakan fasilitas pendukung seperti tempat cuci tangan di area terminal.
“Terminal Madyopuro ini termasuk dalam terminal C+. Dan banyak terminal C yang mulai langka. Disini kami ingin menjadi percontohan untuk terminal lainnya agar bisa tetap eksis meskipun disaat seperti ini,” kata Handi.










Balas
Lihat komentar