‘Riyoyone Arema’ Berlangsung Meriah dan Hangat di Kota Malang

Kota Malang, blok-a.com – Serba serbi kemeriahan Aremania banjiri Kota Malang dengan semangat membara. Ribuan Aremania ikuti rangkaian acara mulai dari doa bersama, corteo sepanjang Jalan Basuki Rahmat hingga Jalan Kartanegara dan dilanjut dengan pemotongan tumpeng di Tugu Malang.

Kemeriahan aremania banjiri Kayutangan sejak pukul 18.00 WIB, beberapa aremania datang diberbagai penjuru daerah ada aremania pasuruan, aremania kabupaten, aremania ngawi hingga yang terjauh aremania Yaman.

Jargon yang tak pernah berhenti dari aremania untuk arema membuat bulu kuduk merinding. Acara yang dipimpin langsung oleh dirjen arema, Yuli Sumpil, sekaligus tokoh tokoh aremania untuk menyanyikan lagu lagu kebanggaan arema membuat suasana semakin haru.

Yuli Sumpil dengan aksen khas kacamata hitam dan slayer kebangganya, tak henti hentinya menyampaikan rasa bangga, rasa terimakasih kepada kota Malang kepada Walikota serta Kapolresta dan jajaran lainnya untuk acara HUT Arema yang ke 35 ini, tak lupa menyampaikan rasa bangga kepada aremania dan aremanita yang turut memeriahkan acara tersebut.

“Tanpa kalian semua aremania aremanita kita disini bukan siapa siapa, umak kabeh mboisss,” ungkapnya diakhir sambutan.

Tidka hanya itu pihaknya juga tak henti hentinya mengingatkan untuk aremania agar tetap kondusif dan mejaga barang bawaannya untuk keamanan bersama.

Tidak ketinggalan, Manager Arema Ali Rifki turut hadir ditengah tengah kemerihan aremania. Pihaknya juga mengatakan pada malam ini adalah Riyoyone Arema (Hari Rayanya Arema).

“Malam ini Riyoyone Arema (hari rayanya arema), riyoyone aremania dan aremanita,” ujarnya.

Ali juga menyampaikan beribu terimakasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang atas fasilitas acara pada malam hari ini. Tidak lupa juga berterimakasih kepada Polresta Kota Malang seluruh jajaran kemanan yang ada di Kota Malang.

“Kita patut bersyukur pemerintah mendukung acara HUT ke-35 ini dengan meriah tanpa ada batas. Jadi terimakasih kepada Pak Wali dan Pak Kapolresta yang sudah memberikan acara yang meriah ini,” ungkap Manager Arema.

Dengan terkendala pandemi di dua tahun yang lalu, Ali berharap di tahun ke 35 arema ini menjadi awal kebangkitan Arema dan berharap pada tahun tahun yang akan datang dan seterusnya acara seperti ini akan berlangsung setiap tahunnya.

“Acara ini tetap berlangsung sampai dengan seterusnya. Siapapun Wali Kota atau Kapolresta-nya, tetap acara ini akan berlangsung setiap tahunnya,” tutupnya.

Setelah pukul 00.00 WIB aremania melakukan corteo menuju Jalan Kartanegara untuk pengalungan syal di patung singa tepat di depan stasiun kota Malang.

Ribuan aremania membanjiri jalan, tak lupa dengan menyuarakan jargon jargon kebanggan arema dengan berbagai serba serbi, ratusan bendera singo edan dikibarkan sepanjang corteo tak lupa kembang api dan flare yang memerahkan langit kota Malang pada malam hari ini.

Sesampainya di patung singa disambut dengan sound system dan drumb yang menambah kemeriahan malam hari ini di depan stasiun kota Malang.

Selanjutnya, aremania bergeser ke alun alun tugu tepat di depan Balai Kota Malang yang disambut dengan 35 tumpeng yang akan di makan bersama sama. Diawali dengan pembacaan doa yang di pimpin oleh Wali Kota Malang, Sutuaji berserta jajaran dan ada dari tokoh tokoh aremania diikuti oleh ribuan aremania. Bersama sama menundukkan kepala berdoa menurut kepercayaannya, mendoakan kebaikan arema bersama.

Ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Sutiaji dan suapan pertama untuk Tokoh aremania sebagai simbolis acara ini dari arema untuk arema serta dilanjutkan dengan makan bersama aremania tepatnya di Tugu Kota Malang.

Terlihat sejumlah aremania membentuk lingkaran dengan memakan tumpeng bersama sama menjadikan suasana malam hari terasa semakin hangat di tengah tengah Kota Malang. (mg2/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.