Ring-Tailed Coati, Jenis Rakun Berekor Cincin Koleksi Museum Satwa

486d0154 0598 47b6 A368 3cfe69edf2a0
Ring Tailed Coati Museum Satwa. Foto: JTP

KOTA BATU – Jika Anda pergi ke Museum Satwa di Jawa Timur Park (JTP) 2, jangan lupa untuk melihat beragam jenis awetan satwanya yang sangat unik dan menggemaskan, salah satunya yakni ring-tailed coati.

Ring-tailed coati atau coati berekor cincin, dan disebut quati dalam bahasa Portugis, adalah spesies coati dan anggota keluarga rakun (Procyonidae) yang ditemukan di bagian tropis dan subtropis Amerika Selatan.

Coati dewasa umumnya memiliki berat 2–7,2 kilogram dan panjang 85–113 sentimeter dengan setengah bagiannya adalah ekor. Warnanya sangat bervariasi dan unik karena cincin di ekornya. Namun karakteristiknya yang paling khas adalah mereka tidak memiliki moncong.

Satwa dengan nama latin Nasua nasua ini tersebar luas di Amerika Selatan yang beriklim tropis dan subtropis. Mereka ada di hutan dataran rendah di sebelah Timur Andes setinggi 2.500 m (8.200 kaki) dari Kolombia dan The Guianas Selatan ke Uruguay dan Argentina Utara.

Ring-tailed coati adalah hewan diurnal yang berarti dapat hidup di tanah maupun di pepohonan. Mereka adalah omnivora dengan makanan favorit buah-buahan, invertebrata, hewan kecil lainnya, bahkan telur burung.

Mereka mencari buah di pohon yang tinggi di kanopi, dan menggunakan moncong mereka untuk menembus celah-celah untuk menemukan mangsa hewan di tanah. Mereka juga mencari mangsa hewan dengan membalik batu di tanah atau merobek batang kayu terbuka dengan cakar mereka.

Betina biasanya hidup dalam kelompok besar, yang disebut band, terdiri dari 15 hingga 30 ekor ring-tailed coati, sementara jantan biasanya menyendiri.

Ring-tailed coati betina dapat melahirkan 1-7 anak sekaligus. Di alam liar, mereka meninggalkan kelompoknya untuk melahirkan di sarang pohon sebelum kemudian bergabung kembali dengan kelompoknya bersama anaknya 5-6 minggu kemudian.

Mereka biasanya tetap bersama kelompok kelahiran mereka. Jantan umumnya bubar dari kelompok kelahirannya pada usia tiga tahun. Ring-tailed coati umumnya hidup hingga 7 tahun di alam liar dan hidup hingga 14 tahun di penangkaran.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com