Rindu Sama Anak Kedua, Perempuan di Turen Malang Loncat ke Sungai & Ditemukan Meninggal Dunia

Rindu Sama Anak Kedua, Perempuan di Turen Malang Loncat ke Sungai & Ditemukan Meninggal Dunia
Rindu Sama Anak Kedua, Perempuan di Turen Malang Loncat ke Sungai & Ditemukan Meninggal Dunia

Malang, Blok-a.com – Seorang petani bernama Sumarsono ( 68 ) warga Dusun Lowokwaru RT 01 RW 09 Desa Tawangrejeni Kecamatan Turen Kabupaten Malang, temukan jenasah perempuan dalam posisi terlentang berada di tengah sungai Lesti yang dangkal.

Petani ini melihat jenasah perempuan disungai Lesti sekitar pukul 12.30 wib , Rabu ( 14/6/ 2023 ) siang , saat pulang dari kebun menuju kerunah dengan menyebrangi sungai Lesti yang dangkal .

” Melihat ada jenasah , saksi langsung mendekati dan menyeret ke tepi sungai dengan maksud agar tidak hanyut ” kata Kapolsek Turen , AKBP Yusuf Suryadi kepada blok – adot com , Kamis ( 15/6 ) .

Lanjut , Sumarsono memanggil tetangganya bernama Budiono (55) yang sedang mandi dan cuci pakaian di sumber dekat sungai lesti dengan maksud untuk meminta tolong mengangkut korban.

“Mengetahui adanya jenasah perempuan ditengah sungai yang sudah ditepikan Sumarsono , saksi kedua ini langsung menghubungi warga lainnya untuk membantu mengangkat mayat wanita tersebut ,” jelasnya .

Ditambahkan Yusuf , salah satu warga bernama Elis Hariati yang saat itu dikabari Ibu RT Artiasih dan langsung pergi ke lokasi tempat ditemukannya korban hingga mengenal identitas korban .

“Ternyata korban bernama Turiyah ( 53 ) warga Dusun Lowokwaru Rt. 02 Rw. 12 Desa Tawangrejeni Kecamatan Turen , Malang ,” beber Yusuf

Ditambahkan Yusuf , beberapa jam sebelum ditemukan tewas, yakni pada pukul 03.30 Wib , pagi dini hari perempuan yang lompat di Sungai Lesti Kcamtan Turen itu sempat berteriak dari luar rumah

Suami korban, Musman, mendengar istrinya berteriak “ndang metuo (segera keluar)” sebanyak tiga kali. Ia pun bergegas mencari alas kaki dan keluar dari rumah.

“Suami korban sempat mengejar korban, namun kehilangan jejak. Itu terakhir kali korban terlihat masih hidup,” imbuhnya .

Bahkan Suami Korban kata Yusuf , sempat mencari hingga ke area persawahan, namun tak menemukan korban.

“Ia kemudian melapor ke perangkat desa dan diumumkan di grup desa bahwa korban menghilang,” kata Yusuf.

Hingga pukul 12.30, suami korban mendapat laporan bahwa istrinya ditemukan tewas di Sungai Lesti dalam keadaan telentang di tengah sungai.

Atas peristiwa ini keluarga korban tidak menuntut pihak manapun dan mereka juga menolak autopsi terhadap tubuh korban.

Ini disebabkan pihak keluarga melihat korban sering menyendiri, melamun, dan tidak nafsu makan dalam satu bulan terakhir.

“Menurut salah seorang saksi, korban mempunyai masalah keluarga. Anaknya yang kedua sudah lama tidak pulang dan tidak ada kabarnya,” pungkas Yusuf.

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?