Rekom PK PMII Staimu Ditolak, PC PMII Pamekasan Ciderai AD/ART

Pamekasan, Blok-a.com – Sistem rekrutmen kepengurusan PMII Cabang Pamekasan yang baru diduga bermasalah. Indikasinya, pengurus cabang (PC) merekrut kader tanpa rekomendasi dari sejumlah komisariat. Sebaliknya, sebagian kader tiba-tiba sudah masuk kepengurusan cabang.

Indikasi permasalahan muncul dari pengurus komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (Staimu) Pamekasan, Selasa (28/06/22). Ketua komisariat PMII STAIMU Ilzam, menyampaikan kekecewaannya.

Pasalnya, sampai saat ini pihaknya belum menerima permohonan rekomendasi dari cabang ke Komisariat untuk menjadi kepengurusan cabang. Padahal setiap tahunnya, Ketua Komisariat itu dihargai oleh cabang tanpa tebang pilih. “Tapi kenapa ketua cabang yang baru malah mengabaikan itu. Padahal, kami punya kader-kader terbaik untuk direkomendasikan ke pengurus PC PMII Pamekasan,” kata Ilzam, Selasa (28/06/22).

Ilzam menjelaskan, sebelumnya ada kabar cabang akan meminta ke komisariat untuk mengirimkan 10 nama-nama yang akan direkomendasi. Tapi, tidak ada kabar lagi. Setelah itu, ilzam mendapatkan informasi, bahwa kepengurusan cabang tanpa melalui sistem rekomendasi dari komisariat. Ilzam terkejut, karena sudah ada kader yang masuk ke cabang, tanpa sepengetahuannya.

“Harusnya nilai-nilai kepatuhan terhadap pimpinan organisasi itu dijalankan oleh cabang. Cabang mengajarkan ke Komisariat, dan Komisariat mengajarkan ke Rayon. Bukankah itu GBHO organisasi PMII? Kalau seperti ini ada apa dengan PMII cabang pamekasan hari ini?,” tanyanya heran.

PK PMII STAIMU akan menggugat persoalan tersebut, sebab hal itu kepentingan organisasi PMII Cabang Pamekasan. Dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Sebab, ketua komisariat tetap memiliki hak rekomendasi. “Kami memiliki payung hukum yakni ad/art dalam sistematika untuk menjadi kepengurusan cabang,” jelasnya.

Ilzam menambahkan, bahwa dirinya sudah menyetorkan nama-nama yang yang direkomendasi dengan mengatasnamakan PK PMII Staimu. Namun, ditolak oleh cabang. Bahkan, tidak ada satupun yang diterima. “Dan (Penolakan, Red) ini sama dengan Komisariat PMII IAIN Madura, yang ditolak dalam penyetoran rekomendasi kader terbaiknya,” kesalnya.

Sementara, Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) PMII Pamekasan Moh Yasin terpilih saat dikonfirmasi melalui WhatsApp membenarkan  penolakan nama-nama kader yang direkomendasikan PK PMII Staimu Pamekasan. Namun ditanya alasannya, Yasin enggan merespon. “Waalaikumsalam, iya,” ujar ketum terpilih yang merupakan calon tunggal itu. (azm/srd)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com