Mojokerto, blok-a.com – Dalam rangka kegiatan Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto–Surabaya Tahun 2025, Satlantas Polres Mojokerto memberlakukan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah titik mulai Sabtu (16/11/2025) pukul 11.00 WIB.
Pengalihan arus ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan menjamin keselamatan peserta gerak jalan yang melintasi jalur utama Mojokerto–Surabaya.
Berikut pengaturan dan rekayasa lalu lintas yang diterapkan:
1. Simpang 4 Murukan
Arus kendaraan dari arah selatan yang akan menuju utara dialihkan ke timur melalui Jalan KH. Usman.
2. Simpang 3 Penarip
Kendaraan yang hendak ke arah utara diarahkan putar balik ke Jalan RA. Basuni.
3. Simpang 4 SPMA
Arus lalu lintas dari arah barat maupun utara dialihkan ke selatan menuju Jalan RA. Basuni, atau ke timur melalui Jalan Wijaya Kusuma.
4. Simpang Jembatan Pulorejo
Kendaraan yang mengarah ke barat dialihkan ke utara atau selatan melalui Jalan Raya Pulorejo.
Simpang Jembatan Lespadangan
Arus kendaraan dari utara menuju selatan dialihkan ke barat atau timur melalui Jalan Raya Mlirip.
Selain itu, untuk kendaraan roda empat (R4) ke atas disarankan menggunakan jalur alternatif berikut:
- Dari arah Gedeg menuju Surabaya dapat melalui Pintu Tol Gedeg atau Pintu Tol Mojokerto Barat.
- Dari arah Trowulan menuju Surabaya disarankan melewati Simpang 4 Kenanten, kemudian belok kanan melalui Jalan Jayanegara – Jalan Pahlawan – Jalan Gajah Mada – Jembatan Gajah Mada – Jalan Raya Mlirip – Gate Tol Mliriprowo.
Kasat Lantas Polres Mojokerto kota, AKP Galih Yasir Mubaroq, mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan selama kegiatan berlangsung dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kami mohon pengertian dan kerja sama masyarakat agar kegiatan Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto–Surabaya berjalan lancar dan aman,” ujarnya. (Sya)











Balas
Lihat komentar