Ratusan PKL Alun-alun Kota Batu Dites Rapid, 20 Orang Reaktif

Ratusan PKL Alun-alun Kota Batu dirapid test
Ratusan PKL Alun-alun Kota Batu dirapid test - Foto: Rifky Pramadani

KOTA BATU – Memasuki liburan natal dan tahun baru 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memfasilitasi pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun Kota Batu dengan tes rapid. Sebanyak 225 pedagang mengikuti tes rapid, dari yang ditargetkan sebanyak 400 pedagang.

Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suhartono menuturkan tes rapid ini digelar sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus Covid-19.

“Bukan karena libur panjang, tetapi harus ada antisipasi,” kata Eko.

Eko juga mengharuskan pedagang dan pembeli sama-sama menaati protokol kesehatan. Diskumdag juga telah menyediakan sejumlah wastafel di kawasan Alun-alun Kota Batu.

Giat ini juga karena Alun-alun Kota Batu dinilai sebagai kawasan yang berpotensi ramai saat liburan tahun baru. Untuk itu, Eko menyatakan perlunya pemantauan dan deteksi dini.

Terkait hasil tes rapid, 20 orang dinyatakan reaktif. Eko mengatakan mereka harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Kendati demikian, ia menyerahkan penanganannya pada tim medis.

“Nanti kajian dari dokter dan arahannya untuk yang reaktif positif seperti apa. Positif tes rapid kan belum tentu positif Covid-19,” imbuhnya.

Tes rapid untuk PKL di kawasan Alun-alun Kota Batu ini merupakan instruksi dari Walikota Batu Dewanti Rumpoko pada Diskumdag Kota Batu. Pasalnya, Diskumdag Kota Batu bertanggung jawab untuk membidangi PKL di kawasan Alun-alun Kota Batu.

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, Diskumdag melaksanakan tes rapid di Pasar Panggung, Alun-alun Kota Batu, pada Sabtu (27/12). Puskesmas Sisir diberi amanah untuk melaksanakan tes rapid tersebut mengingat kawasan Alun-alun berada di wilayah kerja mereka.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com