Jember, blok-a.com– Ratusan ibu-ibu hebat se- Kecamatan Mumbulsari, menggelar aksi damai solidaritas, dan bela Palestina, di warung Dapur Bunda, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Jember Minggu (10/12/2023).
Publik pun terhenyak. Betapa tidak, ternyata di daerah pinggiran di selatan Jember ini, ada sekumpulan ibu-ibu yang tergerak hati untuk membela Palestina.
Dalam aksi dama bela Palestina di Jember ini terdapat massa yang jumlahnya ratusan. Mereka merancang acara sendiri, membangun komunikasi antar tokoh, termasuk dengan relawan Aqsa Working Group (AWG), hingga menggalang dana secara mandiri.
Donasi pun dibuka sejak sepekan lalu. Mereka menyisihkan uang belanja, hingga terkumpul lebih dari Rp8.770.000.
Uang ini diserahkan kepada relawan penghubung ke Palestina, Aqsa Working Group (AWG) Surabaya.
Acara terlihat sangat meriah. Mulai dari ibu-ibu, anak-anak dan remaja turut hadir di acara solidaritas ini.
Mereka mengenakan busana warna hitam, mengibarkan bendera Indonesia dan Palestina, pameran foto situasi Palestina, orasi bela Palestina, pameran foto pengiriman bantuan, dan menempel stiker bela Palestina.
Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ummul kitab Alfatikah, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doorprise, quiz berhadiah, hingga menyanyikan lagu Atuna Tufuli.
Sebelum ada penyampaian siraman rohani dari Ustazah Uswatun Hasanah, ketua panitia, Bunda Bayu, pemilik warung Dapur Bunda, mengatakan bahwa komunitas ini didukung para ibu-ibu hebat dari Kecamatan Mumbulsari.
Para ibu-ibu ini tergerak hati membantu rakyat Palestina. Sampai saat ini, di Mumbulsari sudah ada sekitar 1.250 anggota terdata, jika tidak hadir fisik namun mereka hadir dalam donasinya.
“Karena perintah agama, maka kita semua tergerak hati untuk hadir ikut doa dan membela Palestina,” ujar Bunda Bayu.
Sebelum acara puncak penyerahan donasi, dan doa untuk Palestina, hadir memberi kajian soal Palestina dari AWG Surabaya, Ustaz Karim.
Dalam penyampaian kajiannya, motivasi kuat bangsa Indonesia terutama ibu-ibu Kecamatan Mumbulsari, hadir di acara ini adalah karena perintah Allah dalam Alquran.
“Dasar kita melakukan solidaritas dan donasi kepada warga Palestina adalah karena firman Allah di Surah Al-Hujarat ayat 10,” ujarnya.
Bahwa warga Palestina mendapat perlakuan keji dari Israel sudah sejak 70 an tahun lebih. “Mereka semua adalah saudara kita sesama muslim. Pembelaan kita kepada Palestina harus terus dilakukan,” ujarnya.
Ustaz Karim dari AWG, ini meringkas penyampaiannya bahwa niat membantu warga Palestina diharapkan tidak berdasarkan kasihan. Karena warga Palestina, memiliki keyakinan bahwa akan firman Allah bahwa kemenangan sudah dekat.
“Seperti hadits Nabi, soal dialog dengan sahabati Maimunah soal Baitul Maqdis, maka membantu Palestina sesuai hadits Nabi tentang memberi hadiah kepada penduduk Palestina, bukan sekadar sodaqoh,” ujarnya.
Suasana semakin seru saat seluruh peserta mendengarkan orasi dari Bunda Hawa, soal Palestina dan peserta diajak meneriakkan yel-yel, Free free Palestine, Allah allahu Akbar, Free free Palestine, Allah Allahu Akbar..we love Palestine.. we love Palestine.”
Sebelumnya Ustazah Uswatun Hasanah, mengajak semua umat Islam peduli dan membela rakyat Palestina, hanya karena solidaritas dan perintah Allah dalam Alquran.
“Bayangkan ibu-ibu, mereka di sana selalu menghadapi perang dan menghindari bom dan ancaman nyawa. Kita di sini bisa ngaji, belajar, berbakti ke suami, mendidik anak, dengan santai. Namun di sana tidak bisa. Mari kita mendoakan saudara kita yang ada di Palestine mudah-mudahan Allah segera diberi kemerdekaan,” tukasnya.
AWG berdiri sejak 2008 bekerjasama dengan Maimunah Center dan Mercy untuk Palestina, melakukan penyaluran bantuan dan pembangunan fasilitas kesehatan di Palestina. (kim/bob)










Balas
Lihat komentar