Punya Makna Tersirat, Ini Batik-batik Paling Terkenal di Indonesia

Ilustrasi: membatik (sumber: batik.or.id)
Ilustrasi: membatik (sumber: batik.or.id)

BLOK-A – Hari Batik selalu diperingati pada tanggal 2 Oktober. Penandaan itu sekaligus menghormati Batik yang telah menjadi identitas Indonesia di ranah fesyen. Selain sebagai bahan membuat pakaian, kain Batik juga jadi penanda status sosial pemakainya. Tak lupa bisa menginformasikan dari mana mereka berasal.

Mengapa demikian? Para pengrajin tidak sembarangan dalam menerapkan motif. Ada pakem yang menjadikan beberapa kain batik punya makna lebih dari sekadar dianggap bagus warnanya. Sebagian motif bahkan telah berumur ribuan tahun.

Berikut beberapa motif batik yang terkenal di Indonesia.

Parang
Motif ini dinobatkan sebagai yang paling tua karena sudah ada sejak zaman Mataram Kartasura. Kerajaan yang berpusat di Kuthagede, Yogyakarta, itu berdiri pada 1588-1613. Dalam setiap motif Parang, ada sebuah susunan membentuk huruf “S” yang saling terkait. Ini melambangkan kesinambungan.

Batik Parang Solo
Batik Parang Solo – Foto: batik.or.id

Sidomukti
Batik yang masuk kategori Batik Keraton ini biasanya dipakai pengantin dengan cokelat warna khas. Sidomukti bermakna kebaikan, mengisyaratkan doa dan harapan baik. Motifnya merupakan pengembangan dari batik Sidomulya pada masa kepemimpinan Paku Buwono IV (1768-1820). Pengantin biasanya memakainya pada tahab siraman, kerikan, ijab, dan panggih dalam prosesi pernikahan adat Jawa Solo.

Mega Mendung
Motif kebanggaan warga Cirebon. Bentuknya mirip awan yang diberi warna gelap seperti biru tua, merah tua, atau hijau tua. Merepresentasikan masyarakat pesisir yang lugas dan terbuka. Konon katanya motif ini terbentuk ketika seseorang melihat awan pada genangan air setelah hujan saat suasana sedang mendung.

3. Mega Mendung
Batik Mega Mendung – Foto: batik.or.id

Kawung
Batik Kawung berbentuk geometris segi empat dengan ornamen tambahan sebagai pelengkap .Dulu dipakai kalangan pejabat kerajaan yang melambangkan harapan agar manusia selalu ingat akan asal-usulnya. Selain itu, pejabat yang memakainya diharapkan mampu mengendalikan hawa nafsu dan menjaga hati nurani.

Sekar Jagad
Berasal dari DI Yogyakarta. Motif Sekar Jagad melambangkan keindahan dan keanekaragaman tumbuhan di dunia. Motifnya dipercaya terinspirasi dari peta karena motifnya mirip kumpulan pulau dengan sedikit ornamen bunga. Pemaknaan inilah yang dipercaya sebagai dasar pembuatan filosofi Bhinneka Tunggal Ika.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com