Publik Merasa Dibohongi, Miniso Minta Maaf Mengklaim Dirinya Produk Jepang, Padahal China

blok-A.com – Siapa yang pernah mengira bahwa Miniso merupakan produk Jepang? Perusahaan ritel yang memiliki daya tarik terbesar di Indonesia itu, meng-claim bahwa produknya merupakan dari jepang, padahal tidak.

Miniso menyampaikam permintaan maaf karena mereka menggunakan istilah jepang seperti yang ada di logonya dengan huruf katakana (Jepang), hingga banyak konsumen yang mengnggap Miniso buatan Jepang. Miniso sedikit mirip dengan Uniqlo, yang memang berasal dari Jepang.

Toko yang menjual kebutuhan rumah seperti aksesoris, peralatan dapur, hingga produk kecantikan itu mendapatkan kritik pedas dari salah satu akun media sosial.

Berawal di bulan Agustus 2022, pengguna media sosial China mengkritik akun instagram Spanyol Miniso, yang memposting “Boneka Geisha Jepang”. Yanh aneh adalah boneka tersebut malah menggunakan pakaian tradisional China (Gaun Qipao), bukan Kimono.

Postingan itu mendapat reaksi negatif dan serangan balik dari netizen China. Media China juga semakin memanaskan suasana dengan mengatakan bahwa kesalahan seperti itu tidak dapat diizinkan. Hal itu kemudian disadari dan pihak Miniso meminta maaf melalui akun resmi Weibo-nya pada Kamis (18/8/2022).

“Kami menggunakan positioning merek dan kampanye pemasaran yang salah selama hari-hari awal. Kami merasa menyesal dan bersalah,” tulis pihak Miniso.

Akibatnya, saham Miniso (MNSO) yang melantai di bursa Hong Kong tercatat turun sampai 37%.

Perusahaan Miniso ternyata memiliki lebih dari 5.000 toko di China dan luar negeri. Selama bertahun-tahun juga, ia mendesain dirinya sebagai brand produk gaya hidup, yang terinspirasi dari Jepang.

Di akhir tahun 2015 dan 2018, Miniso juga sempat mempekerjakan seorang desainer Jepang sebagai kepala desainer saat itu. Publik menganggap bahwa Miniso disebut memanfaatkan popularitas Jepang, untuk mengikat pembeli lokal.

Miniso berjanji untuk mulai mengubah papan nama dan dekorasi interior di lebih dari 1.900 tokonya di luar negeri, menambahkan bahwa mereka akan menyelesaikan pemindahan pada akhir Maret 2023.
(mg1/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com