PS 5, Laku Keras di Dunia Tapi Loyo di Kampung Halaman

Ps5
PS 5 - Foto: Pocket-lint

BLOK-A – Perilisan PlayStation 5 (PS5) mengundang euforia dari penggemar game konsol di seluruh dunia. Bahkan dari awal pra-pemesanan, konsol terbaru Sony ini laris manis hingga ludes terjual.

Namun, apakah itu berarti penjualan PS5 di Jepang juga bagus?

Mengutip GamesRadar, Jumat (8/1), penjualan PS5 di enam minggu pertama tercatat kedua paling rendah dibanding seri PlayStation lain dalam rentang waktu serupa.

Dalam enam pekan, PS5 hanya mencapai angka penjualan sebesar 240 ribu unit di Negeri Sakura. Sementara saat itu, PlayStation 4 ludes terjual sebanyak 300 ribuan unit dalam rentang waktu yang sama.

Analis Ace Economic Research Institute Hideki Yasuda menyebut rendahnya capaian penjualan itu mengindikasikan bahwa Sony tak benar-benar serius memprioritaskan Jepang sebagai pasar utama penjualan PS5.

Argumen Yasuda bisa jadi benar adanya, karena turut diperkuat dengan beberapa faktor lain. Mulai dari tidak adanya narasi bahasa Jepang dalam video peluncuran PS5, sampai keterbatasan jumlah produksi dan alokasi unit PS5 yang disediakan Sony di Jepang saat perilisannya.

Hubungan Sony dengan Jepang memang sedikit merenggang belakangan ini. Ada berbagai hal yang memicu kondisi tersebut, salah satu yang paling utama yakni keputusan Sony memindahkan markas besar Sony Interactive Entertainment (SIE) dari Tokyo ke California, Amerika Serikat.

Namun, pihak Sony selalu menegaskan Jepang tetap menjadi prioritas utama mereka. Keunggulan penjualan PS5 dibandingkan seri terbaru Xbox di Jepang merupakan pertanda PlayStation masih menjadi pilihan utama di Jepang.

Sony juga optimis penjualan global PS5 akan meroket seiring dengan keberhasilan penjualan 2 juta unit di hari pertama. CEO Sony Interactive Entertainment, Jim Ryan, juga menegaskan angka penjualan PS5 akan melampaui PS4. Ia memperkirakan ada 7 juta unit PS5 terjual sampai dengan April 2021.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com