Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Khusus Bersama Komisi IX DPR-RI dan BKKBN

Jember, blok-a.com – Komisi IX DPR-RI menggelar sosialisasi Promosi (KIE) Program Bangga Kencana dan Penurunan Stunting, bersama mitra kerja di tahun 2022, Kegiatan yang berlangsung di Hotel Luminor Jember ini dihadiri Anggota DPR-RI Ir.H. Nuryasin dan penyuluh KB utama BKKBN pusat Nufrijal serta perwakilan DP3AKB Jember.

Nuryasin mengatakan, bahwa sosialisasi yang dikemas secara talk show ini di selenggarakan guna menekan angka stunting menjadi 14 persen di tahun 2024, Jum’at (22/07/2022).

“Ini adalah sosialisasi kepada masyarakat untuk menghindari stunting, karena generasi stunting ini tidak akan bisa membuat kita bersaing dengan negara lain, sementara persaingan saat ini semakin ketat,” seru Anggota DPR-RI Ir.H. Nuryasin .M.B.A., M.T.

Pelaksanaan sosialisasi Promosi (KIE) Program Bangga Kencana dan Penurunan Stunting, bersama mitra kerja di Hotel Luminor Jember. (foto: blok-a.com/Anggun)

Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, tingkat prevalensi stunting di Indonesia mencapai 24,4 persen. Anggota DPR-RI ini berharap, Kabupaten Jember bisa menurunkan angka stunting melebihi dari target nasional.

“Karena target nasional 14 persen pada akhir tahun 2024, saya berharap Kabupaten Jember juga sama kalau bisa mencapai angka lebih baik dari yang ditargetkan,” bebernya.

Sementara itu, penyuluh KB utama BKKBN pusat Nufrijal menyampaikan, bahwa Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengerahkan 600 ribu personil yang tergabung dalam 200 ribu Tim Pendamping Keluarga (TPK) .

“Tingkat Kabupaten ada TPPS (Tim percepatan Penurunan Stunting) di Kecamatan sampai di desa juga ada Tim Pendamping Keluarga (TPK),” jelasnya.

Nufrijal menyampaikan, TPK ini perlu didukung dan dikuatkan dalam hal pendampingan keluarga. Ia mengatakan, bahwa mereka sebagai ujung tombak dalam upaya percepatan penurunan stunting

“Perlu diberdayakan, diberikan support dan sarana prasarana dalam melaksanakan tugas-tugasnya, ini merupakan langkah strategis dalam membentuk SDM yang berkualitas,” pungkasnya.(Anggun)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com