KABUPATEN MALANG – Persiapan untuk mengantisipasi keramaian saat perayaaan tahun baru tahun 2021 di Malang Raya, sudah dilakukan. Penutupan jalan dan penutupan tempat wisata atau tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian bakal diterapkan di beberapa lokasi Malang Raya.
Persiapan itu pun diapresiasi Wakapolda Jawa Timur, Brigjend Slamet Hadi Supraptoyo. Slamet mengaku cara antisipasi tersebut merupakan bentuk koordinasi yang cukup bagus dari Polres di tiga daerah dengan pemerintah Malang Raya.
“Jadi ini merupakan inovasi dari Polres-polres dan pemerintah daerah. Saya ucapkan terimakasih karena koordinasi yang cukup bagus antara polisi, TNI, dan pemerintah daerah untuk memutus mata rantai Covid-19,” kata Slamet saat mengunjungi pos pelayanan pos Karangploso, Minggu (27/12).
Slamet pun berujar kini masyarakatlah yang musti berperan untuk tidak berkumpul dan memunculkan keramaian saat perayaan tahun baru nanti.
“Karena sebenarnya pandemi (Covid-19) ini belum berakhir kita harus sama-sama menjaga. Jangan sampai liburan malah membuat klaster Covid-19,” tutupnya.
Terpisah, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menjelaskan, antisipasi yang dilakukan Kabupaten Malang saat perayaaan tahun baru tahun 2021. Diantaranya menutup seluruh tempat wisata pada tanggal 30 Desember sampai 1 Januari 2021.
“Dan juga stadion Kanjuruhan pada perayaan tahun baru nanti juga ditutup. Dan ini bentuk koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Malang. Kami harap perayaan di Kabupaten Malang berjalan secara kondusif dan lebih baik di rumah,” tutupnya.










Balas