Pengalaman Banget, Pelaku Curanmor di Malang Butuh Waktu 2 Menit untuk Curi Sepeda Motor

Pengalaman Banget, Pelaku Curanmor di Malang Butuh Waktu 2 Menit untuk Curi Sepeda Motor
Pengalaman Banget, Pelaku Curanmor di Malang Butuh Waktu 2 Menit untuk Curi Sepeda Motor

Kabupaten Malang, blok-a.com – Polres Malang berhasil menangkap tiga pelaku spesialis pencurian sepeda motor aliss Curanmor.

Ketiga pelaku Curanmor yang ditangkap Polres Malang itu sendiri semuanya adalah residivis atau pernah ditangkap sebelumnya.

Informasi yang didapat, 2 orang pelaku diamankan di Polsek Karangploso dan 1 orang diamankan Polsek Pakisaji. Sementara satu orang dari kelompok Curanmor itu masih buron.

Wakapolres Malang Kompol Wisnu Setyawan Kuncoro membenarkan penangkapan itu.

“Untuk diwilayah Karangploso kami menangkap dua residivis curanmor, atas nama Ahmad Khisom (28), warga Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Serta Hermawan (28), warga Desa Bendel, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Keduanya berhasil membawa kabur Honda Scoopy di halaman Pondok Pesantren Donowarih, Karangploso,” kata Wisnu, Senin (11/9/2023) sore.

Dari hasil penyelidikan, sambung Wisnu, kedua pelaku ditangkap di Jombang dan Pasuruan. Adapun barang bukti dari tangan kedua pelaku yang disita, berupa satu kunci T dan dua kunci bermagnet, uang tunai Rp761 ribu, dompet serta Honda beat warna putih.

Menurut Wisnu, modus yang dilakukan kedua pelaku merusak motor menggunakan kunci T. Kemudian satu orang bertugas mengawasi suasana sekitar.

“Satu pelaku sebagai eksekusi, dan satunya melakukan pengawasan. Keduanya merupakan residivis curanmor berulang kali. Pasal yang kita kenakan pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” tuturnya.

Sementara satu pelaku yang beraksi di wilayah Pakisaji, atas nama Anton Nofriadi alias Tombro (39), warga jalan Wwiroto 5 Kelurahan Polehan , Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Sedang satu orang DPO bernama Wahyu Imam alias Doi ( 42 ) warga Jalan Binor Kelurahan Bunulrejo Kecanatan Blimbing Kota Malang .

Wisnu mengaku, kedua pelaku beraksi di Jalan Sidodadi, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.
“Modusnya kedua pelaku melakukan pencurian kendaraan bermotor dengan magnet dan kunci T, serta merusak kunci rumah motor. Pelaku diamankan pada Kamis (7/9/2023) lalu,” ujarnya.

Anton berhasil membawa satu Honda beat ketika itu. Polisi menjerat dengan Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Pelaku ini spesialis curanmor ,sudah mencuri lebih dari 7 kali, dengan TKP di Bululawang, Turen, Tajinan dan Blimbing, Kota Malang,” papar Wisnu.

Sementara itu, menurut Anton, pelaku curanmor mengaku, sudah 4 kali mencuri motor. Anton menjelaskan, butuh waktu dua menit untuk mencuri motor. “Waktu mencuri cuma dua menit saja, kita rusak pakai kunci T dan kunci magnet,” ucap Anton.

Hal senada disampaikan Hisom dan Hermawan. Keduanya hanya butuh waktu tak sampai dua menit. “Kalau motornya matic lebih muda kita curi, sasaran kita motor matic. Kalau ingin aman dan susah dicuri, harus ditambah kunci ganda dibagian cakram motor,” tegas Hermawan dan Hisom.

Keduanya mengaku, usai memperoleh motor curian, pelaku kemudian menjual motor tersebut ke wilayah Pasuruan dengan harga Rp3 juta per motor.

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?