Pendaftaran Bacaleg Resmi Ditutup, Dua Partai di Kabupaten Malang Gugur

Situasi kantor KPU Kabupaten Malang, terlihat bendera partai politik terpasang menjelang tahun politik (Blok-a.com / Putu Ayu Pratama S)
Situasi kantor KPU Kabupaten Malang, terlihat bendera partai politik terpasang menjelang tahun politik.(Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, Blok-a.com – Pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) resmi ditutup oleh KPU Kabupaten Malang, terdapat dua partai politik yang gugur karena tidak dapat melengkapi berkas-berkas sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.

Seperti yang diketahui bersama, KPU Kabupaten Malang telah membuka pendaftaran bacaleg untuk pemilihan umum (Pemilu) 2024, sejak 1 Mei hingga 14 Mei 2023. Namun, parpol baru berbondong-bondong pada Selasa (9/05) untuk menyerahkan berkasnya.

Komisioner KPU Kabupaten Malang, Mahardika sempat menyebut itu merupakan hal yang wajar terjadi setiap tahunnya.

Sesuai PKPU Nomor 10 Tahun 2023, pada 14 Mei 2023 pukul 23.59 WIB merupakan batas akhir masa pengajuan bakal calon anggota DPRD Kabupaten Malang bagi partai politik peserta Pemilu 2024 di tingkat Kabupaten Malang.

“Setelah berjalan dua pekan pendaftaran, yakni pada Minggu (14/05), KPU Kabupaten Malang resmi menutup pendaftaran,” terang Marahdika saat dikonfirmasi, Senin (15/05/2023).

Dari hasil yang diperoleh, tercatat 15 parpol yang menyampaikan pengajuan bacaleg anggota DPRD Kabupaten Malang dalam Pemilu 2024 dengan status lengkap dan diterima.

Parpol dengan status lengkap dan diterima antara lain yakni, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dan Partai Nasdem. Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sedangkan hati terakhir, Minggu (14/05) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Ummat, Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Perindo, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Golkar.

Selain itu, di hari terakhir, terdapat Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Partai Gelora Indonesia) dan Partai Buruh yang juga datang ke Kantor KPU Kabupaten Malang untuk mengajukan bacalon.

Akan tetapi karena dokumen persyaratan pengajuan bacaleg masih belum lengkap, maka dengan terpaksa KPU menyampaikan tanda pengembalian dokumen persyaratan pengajuan Bakal Calon menggunakan formulir Model Pengembalian Pengajuan-Parpol.

Namun ditunggu sampai jam terakhir, dua partai itu tak kunjung hadir dan dinyatakan gugur oleh KPU Kabupaten Malang.

“Kami sampaikan untuk perbaikan pengajuan hingga batas waktu pukul 23.59 WIB. Tetapi, dua parpol tersebut tidak dapat melengkapi dokumen persyaratan pengajuan bacalon hingga akhir batas waktu yang telah ditentukan,” bebernya.

Sementara itu, hingga batas akhir pengajuan terdapat dua parpol yang tidak mengajukan bacaleg yakni Partai Garda Perubahan Indonesia (Partai Garuda)

“Keduanya menyatakan tidak dapat mengajukan bacalon anggota DPRD Kabupaten Malang dalam Pemilu 2024 hingga batas akhir masa penerimaan pengajuan bacalon,” pungkasnya.

(ptu/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?