Pencurian
Ilustrasi pencurian (ist.)

Pembobolan Rumah di Wajak, Satu Kendaraan Dicuri

Kabupaten Malang, blok-a.com -Polisi berhasil amankan pelaku pembobolan sebuah rumah di Kecamatan Wajak Kabupaten Malang.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, melalui Kasi Humas IPTU ahmad Taufik mengatakan, pelaku pembobolan rumah yang diamankan merupakan warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Petugas kepolisian berhasil mengamankan pelaku saat yang bersangkutan sedang melintas di depan Stadion Wajak, Kabupaten Malang, pada Jumat (7/4/2023) siang.

“Terduga pelaku SW diamankan petugas tanpa perlawanan saat sedang melintas di jalan depan stadion Wajak Jumat (7/4) siang,” kata Taufik saat dikonfirmasi di Polres Malang belum lama ini.

Dikatakan Taufik, kejadian itu bermula saat korban yakni Saifudin (52), warga Desa Bringin, Kecamatan wajak, Kabupaten Malang, melaporkan kejadian pencurian yang dialaminya kepada Polsek Wajak pada 3 April 2023 lalu.

Saat kejadian, korban pergi meninggalkan rumah untuk bekerja sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, sebelumnya korban sudah memastikan pintu dan jendela rumahnya dalam keadaan terkunci.

Nahas, sekitar pukul 10 siang, korban yang tengah sibuk bekerja dihubungi tetangga rumahnya karena pintu belakang rumahnya dalam keadaan terbuka.

Ketika diperiksa, memang benar, rumah sudah dalam keadaan acak-acakan. Satu unit motor jenis Honda Vario 150 lengkap berserta BPKB yang disimpannya raib dibawa pelaku.

“Selain sepeda motor, pelaku juga mengambil BPKB yang disimpan di dalam lemari kamar korban,” terangnya.

Setelah dilaporkan Polsek setempat, unit Opsnal Polres Malang berasama Unit Reskrim Polsek Wajak kemudian melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi di sekitar tempat kejadian.

Selanjutnya, petugas kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga pelaku SW beserta barang bukti motor yang dicurinya.

Dihadapan penyidik, tersangka SW mengakui semua perbuatannya. Motif yang digunakan tersangka adalah dengan mencongkel pintu belakang rumah korban menggunakan obeng saat rumah dalam keadaan kosong.

Kondisi rumah yang kosong membuat pelaku dengan leluasa menjajah barang berharga yang ada di rumah korban. Setelah mendapatkan barang curiannya, pelaku lalu kabur melalui pintu belakang.

“Pelaku beraksi seorang diri, modusnya dengan berpura-pura bertamu sambil memastikan rumah target dalam keadaan kosong,” jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas kepolisian mengetahui tersangka SW merupakan pelaku residivis dalam kasus yang sama.

Bahkan, SW saat ini masih berstatus pembinaan Narapidana setelah menjalani pembebasan bersyarat (PB) dari Lapas Lowokwaru, Malang, beberapa waktu yang lalu.

“Status tersangka SW saat ini masih dalam pemantauan bebas bersyarat atau sering disebut PB,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, tersangka SW kini harus kembali menghuni sel tahanan di Polsek Wajak. Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

(ptu/bob)