Kota Malang, blok-a.com – PDAM Kota Malang telah datang ke lokasi rumah kontrakan yang pelanggannya mengaku mendapat tagihan 40 kali lipat, Rabu (14/12/2022)
Lokasinya berada di Puri Cempaka Putih Blok AU Nomor 4 Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.
PDAM Kota Malang bertemu dengan pemilik kontrakan bernama Wahyu. Tujuannya untuk menemukan titik temu dan juga solusi atas kabar yang ramai dibicarakan itu.
Hasil dari pertemuan itu, pemilik rumah kontrakan dan juga PDAM Kota Malang bersepakat bahwa tagihan sebesar Rp 1,6 juta itu memang sudah sesuai sistem.
“Kami sudah ke lokasi. Ini sudah clear bertemu dengan pemilik rumah. Dan memang tagihannya sudah sesuai,” kata Humas PDAM Kota Malang, Neni ke blok-a.com, Rabu (14/12/2022).
Neni menambahkan, dari hasil diskusi, tagihan itu bisa setinggi itu karena ada kemungkinan stop kran di meteran lupa dimatikan.
Rumah kontrakan itu pun memang jarang ditinggali oleh pengontrak atas nama Meig.
“Ya kemungkinan itu hasilnya kran lupa dimatikan dam di rumah itu pipa instalasinya nyampung dengan HIPAM (Himpunan Pengusaha Air Minum pelayanan air bersih). Jadi airnya itu ya lanjut ke HIPAM. Itu sudah disepakati,” kata dia.
Neni pun juga memberi keringanan terhadap pelanggannya itu. Pelanggannya tidak membayar tagihan sebesar Rp 1,6 juta.
“Kami sudah mengakomodir. Juga memberi keringanan,” kata dia.
Dalam pertemuan itu, Neni pun juga memberi edukasi ke pemilik kontrakan terkait pemakaian PDAM Kota Malang.
“Ya kami edukasi juga terkait tanggung jawab apa saja yang harus dilakukan jika mengalami kebocoran,” imbuhnya.
Sementara itu, pemilik kontrakan, Wahyu berterimakasih ke PDAM Kota Malang karena sudah datang langsung ke rumahnya dan memberi informasi alasan tagihan itu meningkat.
“Ya kami mohon maaf juga saya sudah membayar ke PDAM dan hasil kesepakatannya benar dan saya terimakasih diberi keringanan,” ujarnya.
Sebagai informasi, kabar pelanggan PDAM tagihannya naik 40 kali lipat itu mencuat setelah adanya cuitan akun Twitter @MEIGAPAPS.
Dalam cuitannya, akun tersebut menuliskan bahwa tagihannya di bulan Desember ini naik 40 kali lipat, yakni sebesar Rp 1,6 juta.
Padahal dua bulan sebelumnya, yakni Oktober dan November tagihannya hanya Rp 40 ribu. Cuitan ini pun ramai dibicarakan di Twitter.
Blok-a.com sebelumnya juga telah mengkonfirmasi pemilik akun. Namanya adalah Meig. Meig keheranan dengan tagihan itu. Dia pun mengaku pemakian airnya selama tiga bulan ini normal dan sama. Namun tagihannya bisa berbeda drastis.
Dia juga menambahkan bahwa rumah kontrakan itu memang jarang ia tempati. (bob)










Balas
Lihat komentar