Novak Djokovic Didiskualifikasi dari US Open karena Pukul Bola ke Arah Wasit

Novak Djokovic
Novak Djokovic - Foto: AFP/Al Bello

BLOK A – Novak Djokovic sedang kena sial. Ia didiskualifikasi dari US Open setelah memukul bola ke arah hakim garis. Kejadian tersebut terjadi saat pertandingan putaran keempat melawan Pablo Carreno Busta yang dilaksanakan di Arthur Ashe Stadium, New York.

Pada pertandingan itu, Djokovic bermain di bawah performa normal. Ia selalu kehilangan servis pada saat tertinggal 5-6. Rasa kecewa ditampakkannya dengan meluapkan ekspresi. Namun, memukul bola ke arah hakim garis bernama Aurelie Tourte jadi yang paling buruk.

Bola yang dipukul ke sisi belakang lapangan itu tanpa sengaja mengenai leher hakim garis. Perempuan tersebut tampak kesakitan hingga menjatuhkan diri sembari memegangi lehernya. Tourte kemudian berdiri dan meninggalkan tempatnya untuk berkonsultasi dengan Ketua Wasit Aurelie Tourte serta Supervisor Grand Slam Andreas Egli.

Setelah Djokovic dan ofisial berdiskusi cukup lama, mereka memutuskan untuk menjatuhi hukuman diskualifikasi. Alhasil, petensi 33 tahun itu langsung mengemasi raket dan perlengkapan tenisnya lalu berjalan meninggalkan lapangan.

“Sesuai dengan buku peraturan Grand Slam, menyusul tindakan dengan memukul bola secara berbahaya atau sembrono di dalam lapangan atau memukul bola dengan mengabaikan konsekuensinya, wasit turnamen menggugurkan Novak Djokovic dari keikutsertaan US Open 2020,” tutur keterangan resmi Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA), dikutip dari BBC.

Tak lama setelah pengumuman itu, Djokovic mengunggah unggahan permintaan maaf lewat akun Instagram pribadinya. Ia mengaku menyesali perbuatannya meski diselimuti kekecewaan.

“Saya meminta maaf kepada penyeleggara US Open dan pihak-pihak yang terkait dengan perilaku saya. Tak lupa saya berterima kasih kepada keluarga dan penggemar karena selalu bersama saya. Terima kasih, dan maafkan saya,” tulis pemegang 17 gelar Grand Slam itu di kolom keterangan foto.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com