Musim Gowes, Jalur Sepeda di Kota Malang Kapan Ditambah?

Komunitas Sepeda Lipat Akur (Selikur)
Komunitas Sepeda Lipat Akur (Selikur) : Foto: instagram @komunitasselikur

KOTA MALANG – Penambahan jalur khusus pesepeda yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang ditanggapi secara positif oleh Komunitas Sepeda Lipat Akur (Selikur).

Founder Komunitas Selikur, Idin Yulias Prayogo  mengatakan adanya jalur khusus sepeda sangat membantu. Secara pribadi ia berterima kasih atas upaya yang telah dilakukan untuk pesepeda.

“Dengan adanya jalur khusus itu, kami sebagai pesepeda khususnya itu merasa aman,” tuturnya.

Selain itu, ia menyebut jalur khusus itu juga membuat pengguna jalan lebih mawas pada pesepeda. Apalagi, lanjutnya, kebanyakan jalur sepeda digunakan untuk parkir.

Ia juga berharap sekiranya jalur khusus pesepeda juga bisa ditambah di jalur-jalur besar. Menurutnya, jalur tersebut bisa ditambah di jalur yang mengarah ke perkantoran atau ke kampus.

“Karena kan nggak semuanya pakai sepeda motor dan mobil,” imbuhnya.

Terkait hal ini, Kepala Dishub Kota Malang Handi Priyanto mengatakan bahwa Malang memang agak terlambat menambah jalur khusus sepeda. Karenanya, ia mengharap ada tenggang rasa di antara pengguna jalan.

Selain itu, harapnya, pesepeda juga tidak lagi bergerombol ke tengah jalan. Pada jalur khusus tersebut, pesepeda bisa membuat dua barisan ke samping sehingga tidak melebihi garis yang ditetapkan.

“Harapan kita, adanya rambu dan marka jalur sepeda ini pengguna jalan supaya lebih tertib. Mana untuk sepeda, motor maupun mobil. Yang gunanya untuk kenyamanan bersama pengguna jalan raya,” terang Handi.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com