Polisi Cepat Tanggap Tangani Kecelakaan Rem Blong di Pacet Mojokerto

Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam, bersama warga dan relawan nampak sedang mengevakuasi korban.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam, bersama warga dan relawan nampak sedang mengevakuasi korban.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Respons cepat ditunjukkan personel Satlantas Polres Mojokerto bersama Polsek Pacet dalam menangani kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan kendaraan Elf bernomor polisi S-7009-B di Jalan Raya Desa Pacet Selatan, kawasan Gotekan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kecelakaan yang diduga akibat gangguan pengereman tersebut menyebabkan delapan penumpang mengalami luka-luka. Beruntung, tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa yang terjadi di jalur menurun dan menikung tajam itu.

Kendaraan Elf yang dikemudikan S (35), warga Kabupaten Bojonegoro, diketahui membawa 16 penumpang dari arah Batu, Malang, menuju Pacet, Mojokerto.

Berdasarkan kronologi awal, kendaraan melaju dari arah selatan ke utara. Saat melintasi jalan menurun dan menikung tajam di lokasi kejadian, rem kendaraan diduga tidak berfungsi sehingga pengemudi kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan tunggal atau out of control.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Satlantas Polres Mojokerto bersama Polsek Pacet yang tengah melaksanakan patroli di jalur Pacet–Cangar langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Petugas melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, membantu evakuasi korban, serta melakukan olah TKP awal. Seluruh korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sumberglagah, Kecamatan Pacet, untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., membenarkan kejadian tersebut sekaligus mengapresiasi kesigapan anggotanya dalam merespons laporan masyarakat.

“Begitu menerima laporan, anggota kami dari Satlantas dan Polsek Pacet langsung menuju TKP untuk melakukan evakuasi, pengaturan arus lalu lintas, dan olah TKP awal. Keselamatan korban adalah prioritas utama,” ujarnya.

Kapolres menjelaskan, berdasarkan laporan sementara, delapan penumpang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Ia menambahkan, penyebab kecelakaan masih didalami. Dugaan kurangnya kehati-hatian pengemudi, penguasaan medan jalan, serta kondisi kendaraan menjadi sejumlah aspek yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Polisi Imbau Pengendara Periksa Kondisi Kendaraan
Kapolres Mojokerto menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan memberikan imbauan kepada pengguna jalan, khususnya yang melintasi jalur rawan kecelakaan Pacet–Cangar, termasuk kawasan Gotekan.

Menurutnya, pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum perjalanan sangat penting, terutama bagi kendaraan yang membawa banyak penumpang dan melintasi jalur pegunungan dengan karakteristik jalan menurun serta tikungan tajam.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya yang akan melintas di jalur Pacet–Cangar, Gotekan dan sekitarnya, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, terutama sistem pengereman. Kuasai medan dan jangan memaksakan diri,” tegasnya.

Hingga kini, kecelakaan tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto untuk mendalami kelaikan kendaraan dan memastikan penyebab kejadian.

Kepolisian mengingatkan pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melintasi jalur rawan kecelakaan.(Sya)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu lingkungan hidup, hukum dan kriminal, sosial, politik, dan peristiwa terkini di Kabupaten/Kota Mojokerto, dan Jombang.