Jombang, blok-a.com – Rombongan warga Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai daerah mulai berdatangan ke Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Pantauan di lapangan pada Selasa (25/8/2026) siang menunjukkan arus kendaraan rombongan Nahdliyin mulai terlihat memadati kawasan Gerbang Keluar (Exit) Tol Jombang-Mojokerto (Jomo).
Sekitar pukul 12.05 WIB, sejumlah kendaraan rombongan mulai melintas menuju kawasan Tambakberas. Kendaraan yang digunakan beragam, mulai mobil pribadi, minibus, hingga bus berkapasitas sekitar 50 penumpang.
Salah satu rombongan terlihat menggunakan kendaraan dengan nomor polisi BE dari Lampung. Selain itu, terdapat pula sejumlah minibus yang mengangkut rombongan Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (Jatman) dari Jakarta.
Setibanya di kawasan Tambakberas, rombongan langsung diarahkan menuju lokasi penginapan masing-masing. Tempat menginap para peserta dan tamu muktamar tersebar di sejumlah titik di sekitar kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.
Berdasarkan alur kegiatan yang telah disiapkan panitia, registrasi peserta Muktamar ke-35 NU dijadwalkan mulai dibuka pada Rabu (26/8/2026) pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.
Lokasi registrasi dipusatkan di gedung Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Bahrul Ulum Tambakberas, yang berada di sekitar pintu gerbang utama kompleks pesantren.
Seiring dimulainya registrasi, jumlah rombongan yang tiba di Jombang diperkirakan terus meningkat. Puncak kedatangan muktamirin maupun warga Nahdliyin yang bukan peserta muktamar diprediksi berlangsung pada Rabu mulai pagi hingga malam hari.
Kondisi tersebut membuat sejumlah persiapan dilakukan untuk memastikan arus kedatangan, registrasi, penginapan, hingga mobilitas para tamu berjalan lancar.
Kesiapan Tambakberas Capai Lebih dari 90 Persen
Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU sekaligus Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, memastikan pihaknya terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah.
Hingga Senin (24/8/2026), tingkat kesiapan panitia lokal untuk menyambut muktamirin dan mendukung seluruh rangkaian kegiatan disebut telah mencapai lebih dari 90 persen.
“Untuk persiapan, ini tinggal penataan-penataan yang dirasa perlu pembenahan,” ujar Gus Rozaq.
Menurutnya, pembenahan dilakukan pada sejumlah bagian yang masih membutuhkan penataan agar pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dapat berjalan sesuai rencana.
Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menerbitkan Surat Nomor 970/PB.02/A.I.01.47/99/08/2026 tertanggal 23 Agustus 2026 yang mengatur jadwal pelaksanaan dan materi Muktamar ke-35 NU.
Berdasarkan jadwal tersebut, rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi peserta pada 26 Agustus 2026 dan dilanjutkan pembukaan resmi pada 27 Agustus 2026.
Agenda persidangan berlangsung pada 28 hingga 29 Agustus 2026, termasuk sidang pleno dan sidang komisi yang membahas berbagai materi Muktamar.
Pada Sabtu (29/8/2026) malam, agenda penting berupa pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031 dijadwalkan berlangsung.
Rangkaian utama Muktamar kemudian ditutup pada Ahad (30/8/2026) pagi. Acara penutupan dijadwalkan berlangsung di Ruang Pleno Halaman Gedung Serbaguna (GSG), dilanjutkan konferensi pers bersama Ketua Panitia dan Ketua Umum PBNU terpilih mulai pukul 10.15 WIB.
Dengan mulai berdatangannya rombongan Nahdliyin dari berbagai daerah, suasana di sekitar Tambakberas pun mulai menunjukkan geliat pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Panitia bersama pemerintah daerah dan aparat keamanan terus melakukan berbagai persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.(Sya)










Balas