Muhadjir Sebut UMM Kampus Tepat untuk Menggodog Pemimpin Masa Depan

Kota Malang, blok-A.com – Menko PMK, Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P hadir ditengah pertemuan wali mahasiswa baru dengan Pimpinan Universitas Muhammadiyah Malang.

Bertempat di DOME UMM, menggelar silahturahmi antara wali mahasiswa baru, mengantarkan anaknya berkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang.

Ketua Badan Pembina Harian UMM, Muhadjir menjelaskan bahwa orang tua harus memastikan kampus yang terbaik untuk anaknya. Pertemuan wali ini juga, didasari untuk memberikan kepercayaan kepada orang tua kepada UMM.

“Pertemuan wali ini, agar tau persis tempat anaknya berkuliah dimana. Diusahakan datang dan melihat kampunya bagaimana, dan meyakinkan tidak. Saran saya, setelah ini lihat fasilitas-fasilitas yang ada di UMM ini, bahwa anaknya bejalar seungguh sungguh dan mendapatkan pelayanan terbaik,” ujar Muhadjir pada Kamis (25/08/2022).

Ia mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Universitas Muhammadiyah Malang, atas dedikasi yang diberikan untuk UMM, hingga mengantarkan mahasiswanya meraih gelar dan mendapatkan pekerjaan.

Selain itu, Muhadjir juga percaya bahwa UMM merupakan tempat yang tepat dalam mencetak pemimpin di masa depan.

“Saya yakin UMM merupakan tempat menggodok pemimpin masa depan di bidang politik, ekonomi, bisnis, inilah tempatnya. Sudah ada juga beberapa alumni yang memimpin lembaga pemeritahan di Jakarta,” seru Muhadjir.

Muhadjir juga menjelaskan terkait persentase peran dosen, orang tua, dan mahasiswa untuk bisa menciptakan generasi leadership di masa depan.

“Persetasenya adalah 25% tanggung jawab orang tua, 25% kampus, dan 50% mahasiswa itu sendiri. Bila terus mengawal, kalo anaknya tidak ada motivasi dan maju, juga percuma,” tuturnya.

Riuh penonton semakin berisi dengan tepuk tangan, setelah Muhadjir menyampaikan statement tentang bantuan dari UMM, untuk mahasiswa yang kurang mampu.

“Jangan ada mahasiswa yang putus kuliah di UMM karena terkendala biaya, konsultasi ke pimpinan, kita akan bantu,” tutupnya.
(mg1/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com