Minimalisir Stres Pasca Isolasi, Puskesmas Kedungkandang Kenalkan ‘Kipasan’ 

Kepala Puskesmas Kedungkandang dr Lisna
Kepala Puskesmas Kedungkandang dr Lisna - Foto: istimewa

KOTA MALANG – Selama pandemi Covid-19 layananan kesehatan yang Kota Malang terus melakukan pelayanan maksimal. Salah satunya yang dilakukan Puskesmas Kedungkandang dengan memfasilitasi warga yang pernah terjangkit Covid-19 dengan ‘Kipasan’ atau Klinik Pasca Pajanan.

Kepala Puskesmas Kedungkandang, dr Lisna mengungkapkan program Kipasan merupakan salah satu upaya untuk memberikan perhatian dan stimulasi bagi pasien yang pernah terjangkit Covid-19, terutama yang berada di lingkup kerja puskesmas. Sehingga warga yang terjangkit ini tidak mengalami stres pasca menjalani perawatan isolasi mandiri ataupun di rumah sakit.

“Kegiatannya di mana kita meningkatkan fisik dan mental para isoman (isolasi mandiri) agar mereka tidak stres,” ujarnya, Rabu (25/11).

Lisna mencontohkan kegiatan yang biasa dilakukan yakni mengajak jajaran staff di Puskesmas Kedungkandang untuk terlibat dalam perlombaan mewarnai. Cara ini dilakukan untuk memberikan semangat terkhusus bagi petugas medis yang sempat terjangkit Covid-19.

Meski hanya kegiatan kecil, namun langkah ini dinilai mampu untuk mengembalikan semangat positif antar staff di wilayah Puskesmas Kedungkandang.

“Contoh kecilnya ya di Puskesmas Kedungkandang, karena memang disini pernah beberapa petugas medisnya terpapar Covid-19. Dari situ, kita terus melakukan peningkatkan mental staff puskesmas seperti lomba mewarnai antar staff puskesmas. Mungkin sepele hanya lomba mewarnai, tapi itu dapat meningkatkan keeratan dan semangat positif lagi dari rekan-rekan petugas medis,” jelasnya.

Selain itu untuk progam inovasi Kipasan yakni dengan menggencarkan sistem pemantauan terhadap pasien pasca terjangkit Covid-19. Salah satunya dengan memanfaatkan media chatting WhatsApp.

“Kami mendampingi masyarakat yang isolasi mandiri, juga masyarakat yang ingin tahu informasi terkait Covid-19. Jika ada pertanyaan seputar tidurnya bagaimana, apakah boleh makan bersama keluarga di rumah, hingga bagaimana mencuci baju, itu kan hal-hal yang banyak dibingungkan masyarakat, kita beri penjelasan juga melalui cara ini,” tandasnya.

Cara ini dinilai lebih efektif karena banyak masyarakat akan memanfaatkan progam inovasi Kipasan ini. Terlebih tidak perlu langsung bertemu, namun hanya melalui media chatting dapat dijelaskan secara rinci oleh petugas.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com