Jember blok-a.com – Beberapa hari lagi umat Islam akan merayakan Idul Adha1443 Hijriyah. Perayaan yang identik dengan hewan kurban ini, dibayangi dengan merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak.
Camat Tanggul Drs Muhammad Winardi mengimbau, agar panitia pemotongan hewan kurban di masa wabah PMK benar-benar teliti menyeleksi hewan yang akan dikurbankan. Karena hal ini sangat penting, mengingat salah satu syarat sahnya kurban adalah ternak harus dalam keadaan sehat.
“PMK ini menjadi perhatian khusus dari pemerintah, terutama kita mau menghadapi Idul Adha dimana akan banyak penyembelihan hewan kurban sehingga perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat,” kata Winardi, Selasa (5/7/2022).
Winardi menghimbau, agar para peternak hewan selalu menjaga kebersihan kandang dan melakukan penyemprotan disinfektan, serta selalu berkoordinasi dengan Puskeswan maupun Dinas Peternakan untuk melakukan pengecekan kesehatan ternak secara berkala.
“Karena peternak ini ada yang mandiri, seperti warga yang memiliki satu ekor sapi dan beberapa ekor kambing kami selalu lakukan cek dan ricek tetapi dari ahli kami membutuhkan bantuan dari Dinas Peternakan,” bebernya.
Menurut Camat Tanggul ini, Petugas juga akan memberikan edukasi tentang langkah penanganan bilamana terdeteksi PMK pada hewan ternak.
“Akan dilakukan pengecekan dan pemeriksaan dini, bila terindikasi PMK akan dilakukan isolasi, agar tidak terjadi penularan dan akan kami berikan vitamin pada hewan ternak yang terjangkit untuk menjaga kekebalan imunitas tubuhnya,” tuturnya.(yas)










Balas
Lihat komentar