Meninggal karena AIDS, Freddie Mercury Terkenang di Museum Musik Dunia JTP 3

Patung Vokalis Queen Freddie Mercury Di Museum Musik Dunia Jatim Park 3
Patung Vokalis Queen Freddie Mercury Di Museum Musik Dunia Jatim Park 3 - Foto: Aga Pradnya Widagda

KOTA BATU – Bagaimana jika musisi legendaris dunia beserta karya-karyanya bisa Anda temui secara langsung? Bisa, Anda tinggal ke Museum Musik Dunia Jatim Park 3 dan akan bertemu Freddie Mercury, vokalis dari Queen yang legendaris.

Jika Anda merupakan penikmat dan fans dari musik-musik Queen, berarti Anda akan langsung mengetahui siapa Freddie Mercury. Sebagai salah satu tokoh yang berperan besar dalam industri musik, Museum Musik Dunia mengkoleksi patung lilin dari musisi jenius yang satu ini.

Frederick “Freddie” Mercury, seorang pria kelahiran Farrokh Bulsara, 5 September 1946 adalah seorang penyanyi, penulis lagu, serta produser rekaman dan vokalis utama dari band rock Queen asal Inggris.

Mercury lahir dengan nama Farrokh Bulsara di Stone Town di wilayah Zanzibar, India yang termasuk jajahan Inggris pada tanggal 5 September 1946.

Setelah sempat besar di Zanzibar dan kemudian India, keluarganya pindah ke Middlesex, Inggris di akhir masa remajanya. Dia kemudian membentuk Queen pada tahun 1970 bersama gitaris Brian May dan drummer Roger Taylor.

Mercury adalah sosok dibalik hit sepanjang zaman dari Queen, termasuk “Bohemian Rhapsody”, “Killer Queen”, “Somebody to Love”, “Don’t Stop Me Now”, “Crazy Little Thing Called Love”, dan “We Are the Champions”.

Sebagai anggota dari Queen, dia dimasukkan kedalam Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 2001, Songwriters Hall of Fame pada tahun 2003, dan UK Music Hall of Fame pada tahun 2004.

Pada tahun 1992, setahun setelah kematiannya, Mercury secara anumerta dianugerahi di Brit Award sebagai Outstanding Contribution to British Music, dan sebuah konser penghormatan diadakan di Stadion Wembley, London.

Mercury meninggal pada tahun 1991 pada usia 45 tahun karena komplikasi dari AIDS, setelah mengkonfirmasi sehari sebelum kematiannya bahwa dia telah tertular penyakit itu.

Pada tahun 2002, Freddie Mercury masuk menjadi urutan nomer 58 dalam jajak pendapat oleh BBC sebagai 100 Greatest Britons. Mercury juga sempat masuk sebagai penyanyi pria terbaik sepanjang masa dalam sebuah jajak pendapat tahun 2005 yang diadakan oleh Blender dan MTV2.

Freddie Mercury akan selamanya terkenang di hati penikmat musik. Musik dari Queen adalah salah satu contoh musik yang abadi dan terus ada di tiap generasi.

Penasaran dengan bagaimana bentuk dari patung lilin Freddie Mercury dan tribute untuk dirinya di Museum Musik Dunia?

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com