BLOK A – Masa-masa karantina mandiri membuat masyarakat melakukan berbagai macam kegiatan di rumah. Sebagian lagi bercocok tanam, ada pula yang memutuskan untuk memelihara ikan. Namun, ada sebuah kegiatan yang bisa memadukan keduanya. Namanya Aquaponik.
Pada dasarnya, Aquaponik adalah sistem perawatan tumbuhan yang memadukan akuakultur atau pemeliharaan hewan air dengan hidroponik atau sistem budidaya tumbuhan dengan media air. Aquaponik menggabungkan keduanya dalam satu tempat.
Dalam prosesnya, terjadi siklus yang saling menguntungkan ikan dan tanaman. Kotoran ikan yang dibiarkan begitu saja di dalam kolam bisa berdampak pada kesehatan ikan, dan bahkan bisa meracuni mereka.
Dengan Aquaponik, tanaman akan mengurai racun tersebut dan menjadikannya sebagai media untuk menambah suplai oksigen di dalam air. Caranya adalah dengan mengkonsumsi unsur hara pada kotoran ikan sehingga bisa jadi komponen yang baik bagi tanaman itu sendiri.
Ada beberapa alat yang dibutuhkan dalam membuat Aquaponik sederhana di rumah dengan perlengkapan sederhana. Mulai dari pompa akuarium, pipa paralon, pot tanaman kecil, gabus filter, serta kain serapan yang bisa diganti dengan sumbu kompor. Seluruh peralatan tersebut ditempat di atas kolam ikan.
Pipa paralon dilubangi sesuai dengan ukuran pot tanaman kecil yang akan jadi tempatnya. Setelah itu, siapkan pula lubang pada ujung pipa untuk mengalirkan air ke kolam.
Setelah itu, tumbuhan akan ditanam dalam gabus filter untuk kemudian diletakkan di pot terlebih dahulu sebelum ditempatkan ke pipa paralon yang sudah diletakkan di atas kolam. Jangan lupa untuk memasang kain resapan terlebih dahulu sehingga dapat mengalirkan air untuk tanaman tersebut.
Ada beberapa tanaman yang bagus untuk Aquaponik. Mulai dari selada, tomat, stroberi, kemangi, buncis, paprika, dan kacang polong.
Langkah selanjutnya adalah dengan memasang pompa sebagai perantara kolam dengan pipa paralon. Pastikan untuk memasukkan selang pompa ke dalam pipa paralon pot. Hal ini berfungsi agar air bisa tersalurkan ke tumbuhan dari kolam.
Bila semua sudah siap, pasang di atas kolam yang sudah berisi ikan. DIsarankan untuk memasukkan ikan-ikan air tawar seperti Nila, Patin, Ikan Mas, Lele, atau Koi. Bila semua sudah siap dan terpasang dengan baik, maka Aquaponik bisa dengan sendirinya berfungsi.
Jangan lupa untuk memeriksanya secara rutin agar sistem yang direncanakan berjalan dengan baik. Aquaponik yang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh subur dan ikan yang sehat tanpa perlu merepotkan penghuni rumah untuk merawatnya setiap hari.










Balas
Lihat komentar