Mau Tahu Helikopter Hasil Barter Presiden Soekarno dengan Amerika?  Ada di Museum Angkut Lho!

Helikopter Kepresidenan
Helikopter Kepresidenan Pertama di Indonesia di Museum Angkut. Foto: Aga

KOTA BATU – Selain kebanyakan menyimpan mobil-mobil eropa, Museum Angkut plus Movie Star Studio juga merawat banyak peninggalan nasional. Salah satu yang istimewa adalah helikopter kepresidenan milik Presiden Soekarno.

Saat zaman Orde Lama berkuasa, Bung Karno memiliki empat helikopter. Kemudian, helikopter jenis Bell-47J Siwalet ini merupakan helikopter pertama yang menjadi kendaraan terbang kepresidenan di Indonesia. Helikopter bersejarah yang satu ini merupakan buatan Amerika dan cukup maju pada zamannya.

“Ini merupakan helikopter asli yang dulu pernah digunakan oleh Bung Karno buat dinas. Kita kerjasama dengan pihak kolektor agar bisa dipajang disini,” terang Indri Novita, Guest Relation Officer Museum Angkut.

Helikopter ini tampaknya memang didesain untuk kendaraan dinas Presiden. Materialnya bagus dan kuat, baling-baling ada dua, besar di atas dan kecil di belakang.

Pemerintah Indonesia di zaman Soekarno mendapatkan helikopter ini dari Amerika saat pemerintahan John F. Kennedy sebagai hadiah tebusan atas tertangkapnya agen rahasia CIA Allen Pope. Allen Pope terbukti mendukung pemberontakan PRRI/Permesta pada tahun 1960.

Setelah tertangkap, Presiden Soekarno dan Presiden AS John F. Kennedy saat itu berdiplomasi dan membuat kesepakatan untu menukarkan Allen Pope dengan 10 unit pesawat Hercules C-130 B Short Body, dua unit Executive Bizjet Jetstar Saptamarga dan Garuda, Mobil VVIP Limousine Chrysler Le Baron, dan satu Heli Bell-47J Si Walet ini.

Awal mulanya, seorang kolektor bernama Mayor Heri Heryadi yang berdinas di TNI Angkatan Udara menemukan helikopter ini di tempat rongsokan dan membawanya pulang untuk direstorasi.

Karena biaya restorasi yang lumayan tinggi, pemerintah Kota Batu kemudian menawarkan untuk kerjasama dengan syarat nantinya helikopter Bell-47J Siwalet ini diletakkan di Museum Angkut pada 2014.

Pengunjung dapat melihat helikopter Bell-47J Siwalet ini di zona Hall Museum Angkut. Di sebelah helikopter Bell-47J Siwalet ini, ada mobil Chrysler Windsor Deluxe 1952 yang juga menjadi mobil otentik dari Presiden Soekarno saat masih menjabat dulu.

Penasaran dengan bagaimana bentuk Bell-47J Siwalet, helikopter bersejarah yang membuat Amerika membuat kesepakatan dengan Indonesia?

Kunjungi langsung Museum Angkut di Kota Batu! Buka setiap hari mulai 11.00 WIB – 19.00 WIB, dan reservasi tiketnya seharga Rp 80 ribu via online di Traveloka atau book.jtp.id ya!

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com