Kota Malang, blok-a.com – Kursi di Jalan Ijen Kota Malang akan dicabut. Pencabutan kursi itu buntut dari laporan bahwa kursi itu dipergunakan untuk hal negatif.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Wijaya membenarkan.
Dia menambahkan, pencabutan itu juga karena kurangnya fasilitas di sekitar kursi di Jalan Ijen.
“Karena sejauh ini sejumlah fasilitas yang ada masih kurang memenuhi seperti PJU dan sebagainya,” kata dia.
Kursi yang nantinya dicabut itu pun tidak akan dibuang. Kursi itu akan dipergunakan di taman aktif Kota Malang. Contohnya adalah Alun-alun Kota Malang di Jalan Merdeka, atau Taman Trunojoyo.
“Namun untuk tidak mengurangi manfaat kursi tersebut. Kursi itu akan dipasang di taman aktif,” ujarnya.
Sementara untuk kursi yang berada di Jalan Ijen bakal dipasang kursi dengan konsep baru. Rahman menjelaskan pemasangan kursi itu akan menggunakan rencana anggaran baru.
“Nantinya terkait pemasangan kembali kursi tersebut akan dibahad secepat-cepatnya akhir tahun 2023 dan selambat-lambatnya awal tahun 2024,” ujarnya.
Sebagai informasi, kursi di Jalan Ijen itu sebelumnya ramai dibicarakan.
Sebab ada sepasang muda-mudi yang terekam memadu kasih. Kelakuan tersebut pun terekam oleh warga dan tersebar di media sosial.
Selanjutnya DLH Kota Malang pun langsung menyegel dan memasang kayu agar kejadian serupa tidak terulang.
Namun pemasangan kayu itu menuai pro kontra dari publik. Sebab kursi tersebut masih terpasang namun tidak bisa digunakan. (bob)










Balas
Lihat komentar