Korban Pelecehan Gundar Tidak Berani Lapor Polisi

pelaku pelecehan seksual gundar
Tangkapan layar video pelaku pelecehan seksual di Universitas Gunadarma dipaksa minum air kencing (ist)

blok-a.com — Korban pelecehan seksual di Universitas Gunadarma tidak laporkan ke polisi karena malu.

Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi di Universitas Gunadarma, Depok, kini sudah ditangani polisi. Bahkan, kasus ini berujung pada aksi mahasiswa lain terhadap 2 mahasiswa terduga pelaku yang sampai memaksa meminum air kencing.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan, kedua mahasiswa yang dipersekusi seperti beredar di media sosial diduga melakukan pelecehan kepada adik tingkat mereka. Sang adik tingkat tidak melaporkan pelecehan itu ke polisi.

“Kalau masalah yang dialami oleh korban sebenarnya itu dari awal pihak korban tidak melaporkannya memang,” kata Endra kepada wartawan, Rabu (14/12).

Zulpan mengatakan korban enggan melapor ke polisi karena malu. Sebaliknya, korban justru melaporkan dugaan pelecehan yang dialaminya kepada senior-seniornya hingga berujung persekusi itu.

“Tidak mau melaporkannya dengan dasar alasan malu. Kemudian diselesaikan oleh para seniornya di kampus. Nah, kemudian terjadi belakangan yang viral itu, ya. Yang dialami oleh pelaku itu,” kata Zulpan.

Zulpan memastikan kasus ini sedang ditangani Polresta Depok. Tapi dia tidak menyebutkan apakah hanya kasus pelecehan saja yang ditangani atau termasuk persekusi yang dilakukan oleh mahasiswa lainnya.

“Polres Depok yang akan jelaskan, ya. Nanti, siang nanti Pak Kapolresnya rilis, ya,” pungkasnya. (mg1/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?