Kota Malang, blok-A.com – Komnas HAM tegaskan tidak ada CCTV Kanjuruhan yang dihapus, melainkan sistem yang belum beres.
Hari ini (21/10/2022), bertempat di Kantor Arema FC, Komnas Ham dan tim pengacara melakukan pemeriksaan terhadap Panitia Pelaksana Arema FC, Abdul Haris.
Setelah berjam-jam menunggu, Komisioner Penyelidikan/Pemantauan Komnas HAM, M. Choirul Anam akhirnya keluar dan memberikan sebuah pernyataan.
Simpang siur terkait CCTV Kanjuruhan yang terhapus, ditepis oleh Komnas HAM saat ditemui awak media. Choirul menuturkan bahwa ada sistem CCTV yang rusak saat pertandingan Persebaya VS Arema FC berlangsung pada 01 Oktober 2022.
“Intinya, kami dapat video lengkap. Sebenarnya tidak ada yang hilang, tunjukam ke kami ada yang hilang atau tidak,” tegas Choirul.
“Di titik kamera 16, CCTV yang bisa menyorot parkiran itu memang rusak,” tambahnya.
Satu hari sebelum pertandingan, tepatnya hari Jum’at (30/09/2022), teknisi Dispora mengganti CCTV yang diduga mengalami kerusakan. Karena terjadi pembaruan sistem atau belum beres, CCTV tersebut tidak bekerja dengan maksimal saat hari-H pertandingan.
“Karena sistemnya belum beres, makanya sampai hari-H kamera tidak bekerja dengan maksimal. Kadang-kdang keluarin gambar, kadang kadang blank (hitam),” ucap Choirul.
Choirul bersama tim Komnas HAM, menyatakan bahwa CCTV tersebut mengalami permasalahan dalam IT nya. Ia juga sudah melakukan simulasi dengan teknisi, mengapa hal tersebut bisa terjadi.
“Kita dijelasin langsung sama teknisi kemaren, bahkan ada simulasinya. Kami ditunjukan barangnya, yang di lobby juga,” tutup Choirul.
(rco)










Balas