Keren! Anak Muda di Kota Malang Ini Mau Melestarikan Budaya Jawa Karawitan

Caption: Siswa SMK sedang berlatih di sanggar, Minggu (19/2/2023). (helen/blok-a)
Caption: Siswa SMK sedang berlatih di sanggar, Minggu (19/2/2023). (helen/blok-a)

Kota Malang, blok-a.com — Era globalisasi dan westernisasi saat ini sedang melanda di Indonesia. Banyak anak muda yang lebih menyukai budaya luar yang dianggap modern dibandingkan budaya tradisional.

Namun, hal ini tidak berlaku kepada Firman (22), seorang pemuda asal Klojen. Firman anak asal Malang ini sudah memulai belajar kesenian karawitan sejak dirinya duduk di kelas 4 SD.

“Sudah sejak kelas 4 SD saya belajar karawitan,” jelas Firman kepada wartawan blok-a.com, Minggu (19/2/2023).

Firman mengaku hal tersebut diawali karena dirinya menyukai musik jaranan, lalu ia diajak oleh ketua RW untuk ikut berlatih karawitan bersama di sanggar Sasana Krida Budaya Kota Malang.

“Dulu awalnya suka sama musik jaranan, terus diajakin sama pak RW untuk latihan di sanggar sini, jadi keterusan sampe sekarang,” tuturnya.

Di sanggar tersebutlah Firman bersama teman-temannya berlatih untuk mengisi banyak acara mulai dari mengiringi tari tradisional hingga wayang.

“Pernah waktu itu diajak sama mahasiswa untuk ngiringin tari tradisional, setiap malam satu suro juga ngiringin wayang,” ujar Firman.

Tak hanya latihan, saat ini Firman dan teman-temannya juga melatih anak-anak SMA/Sederajat untuk ujian praktik mereka.

“Kalau latihan kaya gini biasanya anak SMA atau SMK. Biasanya buat ujian praktek seni, Bahasa Jawa,” jelasnya.

Saat blok-a.com mendatangi Sanggar Sasana Krida Budaya, terlihat sekitar 10 siswa sedang berlatih untuk karawitan.

Sayup-sayup terdengar suara gamelan yang sedang mereka mainkan dengan pelan saat berlatih.

Lalu terdengar beberapa kali mereka memainkan lagu berdasarkan panduan dari Firman sebagai pelatih mereka.

Firman mengaku bahwa latihan ini dilakukan secara gratis dan sukarela. Ia merasa bahwa tujuan dirinya melatih adalah untuk berbagi ilmu kepada anak muda lainnya.

“Saya nggak melihat uang, kalau sudah disuruh melatih begini tujuan saya ya cuman berbagi ilmu saja,” tuturnya.

Dirinya berharap agar anak muda yang sebaya dengannya lebih mencintai budaya Indonesia dan terus melestarikannya hingga nanti.

“Harapannya ya semoga semakin banyak anak muda yang cinta dengan budaya kita terutama karawitan ini,” pungkasnya. (len)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com