Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih mengejar target kunjungan wisatawan sebanyak 3,2 juta orang pada 2026.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan mengatakan, hingga Juli 2026 jumlah kunjungan wisatawan di Kota Malang telah mencapai sekitar 2,4 juta orang.
Arif menyebut masih ada lebih dari 600 ribu kunjungan yang perlu dikejar untuk memenuhi target tersebut. Ia optimistis capaian itu dapat dikejar melalui berbagai event yang digelar hingga akhir tahun.
“Di bulan Juli kemarin masih di angka 2,4,” kata Arif.
Menurutnya, periode November hingga Desember biasanya menjadi momentum peningkatan kunjungan wisatawan. Terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), aktivitas wisata di Kota Malang cenderung meningkat.
“Biasanya kan untuk lonjakan wisata itu kan di bulan Desember, November-Desember. Menjelang Nataru itu biasanya luar biasa ramainya,” ujarnya.
Arif mengatakan, sejumlah kampung tematik masih menjadi kantong wisatawan di Kota Malang. Di antaranya Kampung Kayutangan dan Kampung Warna-Warni.
Selain destinasi wisata, Pemkot Malang juga mengandalkan berbagai event untuk menarik wisatawan. Salah satunya melalui pengembangan sport tourism yang mempertemukan kegiatan olahraga dengan sektor pariwisata.
Salah satu agenda yang disiapkan yakni Malang Superfight 27 (MSF27). Event tersebut digelar selama dua hari pada 14-15 November 2026 di Aula Skodam, Jalan Tugu Nomor 2, Kota Malang.
MSF27 menghadirkan rangkaian pertandingan tinju amatir, kick striking dan tinju profesional. Event ini digelar Pengurus Cabang Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Malang bersama Komisi Tinju Indonesia (KTI) Malang Raya, komunitas combat sport dan Aremania.
Menurut Arif, event olahraga seperti MSF27 berpotensi menarik wisatawan dari luar Kota Malang. Terlebih apabila ke depan event olahraga dapat berkembang hingga skala nasional maupun internasional.
“Tinju ini kan bukan hanya untuk scope-nya kota, tapi kalau menjadi salah satu tingkatannya bisa di internasional. Mendatangkan wisatawan itu hadir di Malang,” jelasnya.
Ia menegaskan, sport tourism menjadi salah satu sektor yang terus didorong untuk membantu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Malang.
“Betul, betul,” pungkasnya. (bob)









