Kawal Nataru, Pertamina Tambah 20 Persen Stok BBM dan LPG di Malang Raya

Region Manager Retail Sales Jatimbalinus, Denny Sukendar (kiri), Group Head Operation Jatimbalinus, Harry Malonda (tengah) saat memaparkan prediksi penggunaan BBM dalam libur Nataru. (blok-a.com/Yogga Ardiawan)
Region Manager Retail Sales Jatimbalinus, Denny Sukendar (kiri), Group Head Operation Jatimbalinus, Harry Malonda (tengah) saat memaparkan prediksi penggunaan BBM dalam libur Nataru. (blok-a.com/Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Pertamina memastikan bakal mengawal kelancaran momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Hal itu dibuktikan dengan penambahan pasokan stok Bahan Bakar Minyak dan gas LPG di Malang Raya sebesar 15-20 persen.

Konsumsi gasoline di Malang Raya diprediksi mengalami kenaikan sebesar 5 persen dibandingkan saat normal. Yakni dari 1.245 kilo liter per hari menjadi 1.314 kiloliter per hari.

“Kalau untuk gasoil diproyeksikan turun 2 persen dibanding konsumsi normal harian yakni 469 kilo liter per hari menjadi 393 kiloliter per hari,” kata Region Manager Retail Sales Jatimbalinus, Deny Sukendar.

Sementara itu, untuk alokasi LPG, di Kabupaten Malang diperkirakan naik 4 persen dari alokasi reguler sebanyak 353,8 ton per hari. Lalu Kota Batu 42,4 ton per hari dan Kota Malang 114,9 ton per hari.

Group Head Operation Jatimbalinus, Harry Malonda mengatakan, wilayah transaksi penjualan diprediksi meningkat di Kota Malang dan Kota Batu. Hal itu dikarenakan kedua kota tersebut termasuk wilayah yang menjadi tujuan wisata para wisatawan.

“Selain wilayah wilayah yang menjadi konsentrasi kami, SPBU SPBU kami identifikasi. Lalu kami juga berikan fasilitas tambahan seperti motoris di tol dan kalau wilayah perkotaan seperti Malang dan Batu kami ada 2 mobil kantong yang kami standby-kan,” terangnya.

Menurutnya, Pertamina juga punya aplikasi untuk memantau stok stok BBM maupun LPG. Dengan demikian, wilayah yang mengalami lonjakan konsumsi BBM atau LPG bisa segera disuplai sebagai antisipasi.

“Tentu tim satgas kami juga akan memantau secara manual. Sehingga kalau informasi di sistem kalah cepat dengan kondisi lapangan bisa segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Satgas Nataru dari Pertamina, menurutnya, sudah beroperasi mulai 14 Desember 2024. Rencananya, satgas ini akan beroperasi hingga 9 Januari 2025. (yog/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com